Ahad 18 Sep 2022 19:19 WIB

Banyak Belajar di AS Roma, Tammy Abraham tak Menyesal Tinggalkan Chelsea

Di Roma, Abraham mengaku telah mempelajari berbagai aspek permainan.

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto
Selebrasi penyerang AS Roma Tammy Abraham setelah menjebol gawang lawan.
Foto: Marco Alpozzi/LaPresse via AP
Selebrasi penyerang AS Roma Tammy Abraham setelah menjebol gawang lawan.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Mantan striker Chelsea, Tammy Abraham, mengatakan, permainannya telah meningkat sejak pindah ke Italia. Abraham kini menjalani musim keduanya bersama AS Roma.

Walaupun Abraham mengaku sempat ragu untuk meninggalkan Chelsea, klub yang membantunya berkembang sejak usia tujuh tahun.

Baca Juga

''Saya tidak tahu banyak tentang sepak bola Italia. Tapi itu telah membantu saya berkembang sebagai pemain dan sebagai seorang pria,'' kata Abraham dikutip dari Tribalfootball, Ahad (18/9/2022).

Menurut pemain internasional Inggris tersebut, ia tidak menyesal keluar dari zona nyaman. Di Chelsea, dirinya dipandang sebagai striker murni. Sementara di Roma, Abraham mengaku telah mempelajari berbagai aspek permainan.

Sehingga, jika lawan menguasai bola lebih banyak, Abraham tahu bagaimana memposisikan diri dalam bertahan. Selain itu, ia juga harus lebih efektif dalam menyelesaikan peluang karena bisa saja pergerakannya sangat dibatasi sepanjang pertandingan. Selain itu, ia juga banyak belajar bagaimana mendapatkan tendangan bebas dan menahan bola untuk mendapatkan waktu beristirahat.

''Sepak bola Italia sangat taktis. Tim ingin menghentikan Anda mencetak gol sebanyak mungkin. Saya pikir mereka, terutama fokus pada menghentikan gol yang tentu saja membuat lebih sulit bagi seorang striker,'' jelas Abraham.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement