Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Demo Tolak Kenaikan BBM Berlanjut, Polda Metro Jaya Kerahkan 3.500 Personel

Rabu 21 Sep 2022 04:47 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Erik Purnama Putra

Mahasiswa dan pelajar mengikuti aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2022).

Mahasiswa dan pelajar mengikuti aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2022).

Foto: Republika/Thoudy Badai
Polda gandeng Kodam Jaya untuk mengamankan demo di Jakarta dan Kota Tangerang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 3.500 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di tiga titik yang ada di Jakarta dan Tangerang pada Rabu (21/9/2022). Dari tiga titik itu, ada sekitar 450 massa dari sejumlah elemen yang bakal menyampaikan pendapatnya di muka umum.

"Personel pengamanan demo hari ini 3.500 orang dari Polda Metro Jaya, dibantu unsur TNI dari Kodam Jaya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Menurut Zulpan, dua titik aksi unjuk rasa berada di wilayah DKI Jakarta, yakni di depan gedung Balai Kota DKI dan gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat. Kemudian aksi demonstrasi juga bakal berlangsung di wilayah Kota Tangerang oleh mahasiswa di Kampus Raharja Tangerang Kota dengan jumlah massa sekitar 50 orang. 

Baca juga : Pemerintah Diminta Segera Terbitkan Regulasi Pembatasan BBM Subsidi

"Untuk unjuk rasa di Balai Kota digelar oleh serikat buruh, sedangkan di DPR/MPR oleh pengemudi ojek online (ojol)," ucap Zulpan.

Selain menolak kenaikan harga BBM, mereka juga menolak Omnibus Law, menuntun kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK )2024, dan penyesuaian tarif ojek online.

Berikut rincian tiga titik rencana aksi"

1. Gedung DPR/MPR (250 orang)

Koalisi Driver Online

 -Tolak kenaikan BBM

 -Sesuaikan tarif ojol

 - Pukul 10.00 WIB

2. Balai Kota DKI (150 orang)

Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) DKI Jakarta

 -Tolak kenaikan BBM

 -Tolak Omnibus Law

 -Kenaikan UMK 2023

 -Pukul 07.00 WIB

3. Kampus Raharja Tangerang Kota (50 Orang)

Mahasiswa STISNU Nusantara Tangerang

 -Tolak Kenaikan BBM

 -Pukul 10.00 WIB.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile