Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

14 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

China Serukan Negosiasi Damai untuk Akhiri Konflik Ukraina

Jumat 23 Sep 2022 11:15 WIB

Red: Esthi Maharani

China akan terus menegakkan posisi yang objektif dan adil, dan mempromosikan perdamaian dan negosiasi dalam konflik Rusia dan Ukraina

China akan terus menegakkan posisi yang objektif dan adil, dan mempromosikan perdamaian dan negosiasi dalam konflik Rusia dan Ukraina

Menlu China bertemu Menlu Rusia di sela-sela sidang Majelis Umum PBB

REPUBLIKA.CO.ID., ISTANBUL -- China akan menjunjung tinggi posisi yang "adil" dalam konflik Ukraina, serta mempromosikan negosiasi dan perdamaian antara pihak-pihak yang bertikai, kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

“Diharapkan semua pihak tidak akan menghentikan upaya dialog dan bersikeras untuk menyelesaikan masalah keamanan melalui pembicaraan damai,” kata Wang kepada Menlu Rusia Sergey Lavrov di sela-sela sesi Majelis Umum PBB di New York pada Rabu (21/9/2022).

Wang menekankan bahwa China akan “terus menegakkan posisi yang objektif dan adil, dan mempromosikan perdamaian dan negosiasi,” kata sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri China.

Sikap Beijing muncul setelah Rusia pada Rabu mengumumkan mobilisasi militer parsial sehubungan dengan pengumuman referendum di wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia di Donetsk, Luhansk, Kherson, dan sebagian Zaporizhzhia untuk bergabung dengan Rusia akhir pekan ini.

Pernyataan itu mengatakan Lavrov memegang posisi Rusia bahwa “keamanan tidak dapat dibagi.”

“Rusia masih bersedia menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi,” kata dia.

“China bersedia bekerja sama dengan Rusia,” kata Wang, sambil menambahkan: “Sebagai anggota tetap Dewan Keamanan dan negara-negara besar yang bertanggung jawab, China dan Rusia harus memainkan peran mereka.”

Kedua belah pihak juga membahas situasi di Semenanjung Korea.

Wang juga bertemu Catherine Colonna, Menteri Eropa dan Luar Negeri Prancis.

“Kami berdua mendukung dunia multi-kutub dan demokrasi yang lebih besar dalam hubungan internasional, dan mendukung penegakan peran sentral PBB dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional,” kata Wang kepada Colonna.

Pertemuan itu digelar di tengah isu Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Olaf Scholz dari Jerman dapat berkunjung secara terpisah ke Beijing akhir tahun ini pada November untuk bertemu dengan Presiden Xi Jinping.

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/china-serukan-negosiasi-damai-untuk-akhiri-konflik-ukraina/2692069
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile