Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

15 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

PDIP Kritik Anies Sibuk Peresmian, Tapi Aliran Terusan Ciliwung Tercemar

Jumat 23 Sep 2022 08:39 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Erik Purnama Putra

Aliran terusan Sungai Ciliwung di Jalan Tongkol, Jakarta Utara, berwarna hitam diduga tercemar limbah.

Aliran terusan Sungai Ciliwung di Jalan Tongkol, Jakarta Utara, berwarna hitam diduga tercemar limbah.

Foto: Istimewa
Warga laporkan aliran sungai di Jalan Tongkol berwarna hitam diduga tercemar limbah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menyoroti pencemaran di Sungai Ciliwung, dekat Jalan Tongkol, Jakarta Utara. Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak melakukan tugas terkait penanganan banjir hingga perawatan rutin di banyak 13 aliran sungai di DKI.

"Kewenangan pembangunan di kawasan Ciliwung memang menjadi tugas Pemerintah Pusat. Tapi pembebasan lahan hingga perawatan rutinnya menjadi tugas DKI," kata Gembong ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Dia mengatakan, selama lima tahun menjabat, Anies dan jajarannya memang tidak memfokuskan pada langkah terkait penanganan sungai. Gembong mengaku, Anies memang berfokus pada hal lain terkait banjir, seperti drainase vertikal. "Tapi faktanya tidak menjawab juga. Keluhan soal sungai ini sudah banyak," kata Gembong.

Ditanya penanganan sungai kotor nan bau di Ciliwung, Gembong menegaskan, seharusnya bisa dilakukan Anies di sisa masa jabatannya. Menurut dia, hal itu bukan hal mustahil bagi DKI Jakarta. "Baunya Sungai Ciliwung kan banyak faktor. Mudah itu (dikerjakan) DKI alat punya, tinggal kemauan aja buat eksekusi itu," tutur Gembong.

Baca juga : Pemprov DKI Ungkap Alasan Anies Lakukan Banyak Peresmian Jelang Lengser

Dia menuturkan, pengawasan yang dilakukan DKI Jakarta terkait sungai selama ini, terkesan longgar. Karena itu, dia meminta, Pemprov DKI untuk bisa serius dalam menanganinya, baik itu pengerukan sampah atau penelusuran sumber pencemaran.

Warga setempat pun mengeluhkan aliran terusan Sungai Ciliwung di daerah Jalan Tongkol, Jakarta Utara. Seorang warga sekitar, Dewi, menuturkan, mulanya, keluhan datang sejak Kamis (25/8/2022) lalu. "Warnannya waktu itu cokelat. Lalu pada Kamis (15/9/2022) airnya mulai item banget, dan agak berbau," kata Dewi.

Dia mengaku, hitamnya air masih terjadi hingga kini. Hingga berita ini dimuat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta masih belum memberikan jawaban kepada Republika.

Baca juga : Anies Serahkan Rencana Normalisasi ke Penjabat Selanjutnya

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile