Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kewajiban Taat kepada Pemimpin Adil 

Jumat 23 Sep 2022 23:00 WIB

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil

Kewajiban Taat kepada Pemimpin Adil. Foto:   Memberi nasihat merupakan anjuran agama (ilustrasi).

Kewajiban Taat kepada Pemimpin Adil. Foto: Memberi nasihat merupakan anjuran agama (ilustrasi).

Foto: Blogspot.com
Taati pemimpin hukumnya wajib selagi masih adil.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Selain mentaati Rasulullah SAW, Allah SWT memerintahkan manusia yang beriman taat kepada pemimpinnya.  Dengan catatan, pemimpin yang harus ditaati adalah pemimpin yang adil.

Perintah taat kepada Rasulullah SAW dan pemimpin ada di dalam Alquran surah An-Nisa ayat 59 yang artinya.

Baca Juga

"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasulnya, dan ulil amri di antara kamu."

Syaikh Al- Izz bin Abdus Salam dalam kitabnya "Syajaratul Ma'rif' menuliskan, taat kepada pemimpin yang adil sesuai perintah Rasulullah SAW. Beliau bersabda kepada Abu Hurairah. 

"Wajib atasmu untuk mendengar dan mentaati pemimpin yang adil dalam sulit dan lapangan dalam keadaan semangat atau dalam keadaan engganmu atau berat atasmu." (HR.Muslim 1835, Abu Hurairah).

Rasulullah SAW bersabda, "Jika ada seseorang yang memimpin kalian dari seorang budak yang beruntung dan memimpin kalian dengan kitab Allah maka dengarkanlah dia dan taatilah." (HR muslim 1298 dari Ummul Husein Ra).

Ubah dah bin Shamit ra berkata, "Kami berbaiat pada Rasulullah SAW untuk mendengar dan taat dalam kondisi kami yang sedang semangat ataupun enggan, dalam keadaan lapang ataupun sempit, atau orang yang semena-mena kepada kami dan agar kami tidak merebut kekuasaan darinya."

Kemudian dia berkata: "Kecuali engkau lihat padanya kekafiran yang nyata yang engkau dapat penjelasan dalam agama Allah."  (Al Bukhari 7056 dan Muslim 1709 dari Uba'dah bin Shamit ra).

Diriwayatkan, "Dan kami diperintahkan mengikuti kebenaran di manapun kami berada dan tidak takut atas kesalahan orang yang suka mencela" ( HR. Al-Bukhori 7200 dan Muslin 1709 dari Ubadah bin Shamit).

"Jika pemimpin yang adil memanggilmu, maka jawablah seruannya walaupun dia orang yang kecil atau besar,"  katanya.

 

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile