Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

9 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sekolah Palestina Harus Ditutup karena Serangan Air Sigung Israel

Ahad 25 Sep 2022 05:53 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Muhammad Fakhruddin

Sekolah Palestina Harus Ditutup karena Serangan Air Sigung Israel (ilustrasi).

Sekolah Palestina Harus Ditutup karena Serangan Air Sigung Israel (ilustrasi).

Foto: AP/Majdi Mohammed
Air sigung, air yang berbau busuk.

REPUBLIKA.CO.ID,YERUSALEM — Sebuah sekolah Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki harus menghentikan semua kelas pada menyerangnya dengan semprotan sigung. Salah satunya merupakan Sekolah Khaled Rashid, yang terletak di lingkungan Al-Tur di Yerusalem Timur.

“Kelas-kelas ditangguhkan di Sekolah Khaled Rashid, setelah dibanjiri dengan air sigung yang disemprotkan di dalam sekolah selama konfrontasi dengan penduduk setempat,” menurut kantor berita Otoritas Palestina Wafa, dilansir dari Alaraby, Ahad (25/9).

Baca Juga

Konfrontasi itu terjadi sebagai tanggapan atas pasukan Israel yang menembak mati warga Mohammad Abu Jumaa (23) menyusul dugaan serangan penusukan di dekat pemukiman ilegal Israel di Modain.

Rumah-rumah, sebuah mobil polisi Palestina dan bangunan-bangunan lokal lainnya disemprot dengan air sigung, air yang berbau busuk. Hal ini menyebabkan kesusahan di antara penduduk yang terpaksa menanggung bau busuk di seluruh daerah itu.

Sejak Januari, setidaknya 90 warga Palestina telah meninggal di Teoi Barat yang diduduki oleh Pasukan Israel. Israel mengintensifkan serangannya di musim semi menyusul serentetan serangan jalanan yang mematikan oleh warga Palestina yang menewaskan 18 orang.

“Israel telah menduduki Tepi Barat secara ilegal sejak 1967, dan melakukan berbagai pelanggaran terhadap penduduk Palestina,” kata kelompok hak asasi manusia.

Lebih dari 700 ribu orang Yahudi Israel tinggal di pemukiman di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur, dalam konstruksi yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.

Di bawah hukum militer Israel, warga Palestina tidak dapat membangun struktur di daerah tersebut tanpa izin, yang biasanya ditolak dan pembongkaran adalah hal biasa.

 

Sumber: https://english.alaraby.co.uk/news/palestinian-school-closes-after-israeli-skunk-water-attack

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile