Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

6 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Empat Saham Big Caps Jadi Rekomendasi Analis Saat IHSG Berpeluang Melemah

Selasa 27 Sep 2022 03:25 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

BNI Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang mengalami penurunan relatif terbatas untuk rebound pada perdagangan Selasa (27/9).Di tengah proyeksi pelemahan IHSG, BNI Sekuritas merekomendasikan secara teknikal sejumlah saham yang layak beli hari ini.

BNI Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang mengalami penurunan relatif terbatas untuk rebound pada perdagangan Selasa (27/9).Di tengah proyeksi pelemahan IHSG, BNI Sekuritas merekomendasikan secara teknikal sejumlah saham yang layak beli hari ini.

Foto: ANTARA/Galih Pradipta
Analis BNI Sekuritas menilai IHSG berpeluang alami penurunan relatif terbatas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dilanda tekanan jual. Pada perdagangan pagi ini, IHSG melemah ke level 7.102,08 setelah kemarin sempat terpangkas lebih dari satu persen. 

BNI Sekuritas memperkirakan, IHSG berpeluang mengalami penurunan relatif terbatas untuk rebound pada perdagangan Selasa (27/9/2022). Secara teknikal, indikator menunjukkan Oversold & Candle Dragonfly Doji

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, IHSG berada di trend bullish selama berada di atas 7.148. Sementara itu, IHSG ditutup di bawah 5 day MA (7.182). 

Indikator MACD bullish, Stochastic oversold, closed di bawah support line pola bullish channel, candle dragonfly doji. Setelah ditutup di bawah 7.148, area demand IHSG selanjutnya berada di 7.015 - 7.073, dengan range breakout berada di 7.015 - 7.255.

Level resistance pada perdagangan Selasa (27/9) berada di level 7.148, 7.195, 7.225,7.253 dengan level support 7.097, 7.073, 7.015, 6.968. IHSG diproyeksikan bergerak dengan perkiraan range range 7.070 - 7.270,” tulis Andri dalam riset, Selasa (27/9/2022)

Sebagai gambaran, IHSG ditutup melemah 0,71 persen ke level 7.127,503 pada perdagangan Senin (26/9). Adapun, asing mencatatkan aksi jual (net sell) hingga Rp 1,37 triliun.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, bursa Asia Pasifik kembali mencatat pelemahan pada perdagangan kemarin. Bahkan, Nikkei dan Kospi melemah signifikan masing-masing sebesar 2,66 persen dan 3,02 persen. Hal ini dipicu sejumlah rilis data ekonomi yang mengalami penurunan.

Hong Kong mencatat defisit neraca perdagangan 13,3 miliar dolar Hong Kong dengan penurunan ekspor 14,3 persen secara year-on-year (YoY) untuk Agustus 2022. Thailand juga mengumumkan defisit neraca perdagangan 4,2 miliar dolar AS pada Agustus 2022. 

Indeks Dow Jones Industrial Average juga ditutup melemah 1,11 persen, S&P 500 turun 1,03 persen, dan Nasdaq terkoreksi 0,60 persen. Dolar AS terpantau menguat terhadap EUR dan GBP. Bahkan GBP mencapai titik terendahnya sepanjang masa seiring dengan spekulasi Bank of England akan menaikkan suku bunga lebih agresif.

Di tengah proyeksi pelemahan IHSG, BNI Sekuritas merekomendasikan secara teknikal sejumlah saham yang layak beli hari ini.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Resistance : 9.050, 9.175, 9.250, 9.500. 

Support : 8.875, 8.750, 8.675, 8.550. 

Rekomendasi : Buy 8.900-9.000.

Target : Rp 9.150, Rp 9.250. 

Stop loss : Rp 8.750

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)

Resistance : 3.940, 4.000, 4.100, 4.190. 

Support : 3.850, 3.800, 3.760, 3.700. 

Rekomendasi: Akumulasi Buy 

Target : 3.940, 4.000. 

Stop loss : 3.800, 3.700.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Resistance : 1.740, 1.790, 1.840, 1.910

Support : 1.685, 1.650, 1.600, 1.545. 

Rekomendasi: Buy On Support

Target : 1.750, 1.840. 

Stop loss : 1.600.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Resistance : 4.490, 4.530, 4.590, 4.660. 

Support : 4.430, 4.380, 4.320, 4.240.

Rekomendasi : Trading bmBuy 

Target : 4.530, 4.550. 

Stop loss : 4.380.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile