Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

6 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Turki Kutuk Serangan di Kompleks Masjid Al Aqsa

Selasa 27 Sep 2022 04:38 WIB

Rep: https://www.aa.com.tr/en/turkiye/turkiye-condemns-raid-on-al-aqsa-mosque-complex/2695357/ Red: Ani Nursalikah

Orang-orang Yahudi mengunjungi Temple Mount, yang dikenal oleh umat Islam sebagai Tempat Suci, di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, selama ritual berkabung tahunan Tisha BAv (sembilan Av) hari puasa dan hari peringatan, memperingati penghancuran kuil kuno Yerusalem, Ahad, 7 Agustus 2022. Turki Kutuk Serangan di Komplek Masjid Al Aqsa

Orang-orang Yahudi mengunjungi Temple Mount, yang dikenal oleh umat Islam sebagai Tempat Suci, di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, selama ritual berkabung tahunan Tisha BAv (sembilan Av) hari puasa dan hari peringatan, memperingati penghancuran kuil kuno Yerusalem, Ahad, 7 Agustus 2022. Turki Kutuk Serangan di Komplek Masjid Al Aqsa

Foto: AP/Mahmoud Illean
Turki menyerukan pihak berwenang Israel mengambil tindakan yang diperlukan.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Turki mengutuk serangan yang dilakukan beberapa kelompok radikal Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki, Senin (26/9/2022). Mereka menyerukan pihak berwenang Israel mengambil tindakan yang diperlukan.

"Kami mengutuk dan merasa tidak dapat diterima ada kelompok radikal Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki di bawah perlindungan pasukan keamanan Israel," kata Kementerian Luar Negeri Turkiye dalam sebuah pernyataan, dikutip di Anadolu Agency, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga

Mereka meminta pihak berwenang Israel  segera mengambil tindakan yang diperlukan. Sehingga, praktik yang melanggar kesucian dan status berdasarkan hukum internasional Masjid Al-Aqsa ini tidak kembali terjadi dan tidak meningkatkan ketegangan.

Pada kesempatan liburan Tahun Baru Yahudi, pemukim Yahudi radikal disebut menyerbu kompleks masjid. Polisi Israel dilaporkan turun tangan terhadap warga Palestina yang memprotes serangan tersebut.

Sebelumnya juga dilaporkan pasukan pendudukan Israel dilaporkan menutup akses menuju Masjid Ibrahimi arkeologi di Hebron, selatan Tepi Barat. Jamaah Muslim dilarang mengakses lokasi ini dengan dalih hari libur Yahudi.

Direktur Masjid, Ghassan Rajabi, mengatakan otoritas pendudukan memutuskan untuk menutup tempat suci bagi jamaah Muslim mulai pukul 10.00 waktu setempat, Ahad (25/9/2022). Hal ini disebut berlaku selama 24 jam ke depan.

Kota Hebron di Tepi Barat selatan adalah rumah bagi sekitar 160 ribu warga Palestina dan sekitar 800 pemukim Israel, yang terkenal agresif. Mereka tinggal di kompleks yang dijaga ketat oleh pasukan Israel.

Dilansir di WAFA, Senin (26/9/2022), Israel juga dilaporkan telah mengusir satu-satunya pemantau internasional yang melindungi warga Palestina di Hebron dari 800 pemukim yang dijaga ketat. Para penjaga ini termasuk yang melakukan pembantaian pada 1994, yang memicu pengerahan mereka.

Tak hanya menutup akses menuju Masjid Ibrahimi Hebron, otoritas Israel juga mengumumkan penutupan penuh akan diberlakukan di Tepi Barat dan penyeberangan Jalur Gaza untuk hari libur Yahudi. Hal ini mulai berlaku Ahad (25/9/2022) sore hingga Selasa tengah malam.

Polisi Israel mengintensifkan langkah-langkah keamanan di Yerusalem yang diduduki. Ribuan pasukan polisi dan penjaga perbatasan dikerahkan, yang ditempatkan untuk menghalangi jalan dan menjaga pos pemeriksaan militer di kota Yerusalem yang diduduki, khususnya di dalam dan sekitar Kota Tua dan di jalan-jalan menuju masjid al-Aqsa.

Pasukan polisi juga mengintensifkan kehadiran mereka di gerbang menuju masjid al-Aqsa. Pembatasan ketat terhadap masuknya warga Palestina ke masjid diberlakukan.

Tak hanya itu, polisi Israel dilaporkan menyerukan pemukim untuk mengangkat senjata saat menghadiri kebaktian di sinagoga selama Tahun Baru Yahudi, khususnya di kota Yerusalem. 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile