Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

5 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Mahasiswi Muslimah Universitas Syracuse Minta Waktu Khusus Berenang

Selasa 27 Sep 2022 04:51 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah

Ilustrasi Muslimah. Mahasiswi Muslimah Universitas Syracuse Minta Waktu Khusus Berenang

Ilustrasi Muslimah. Mahasiswi Muslimah Universitas Syracuse Minta Waktu Khusus Berenang

Foto: Pixabay
Mahasiswi meminta kampus menyediakan tirai ketika mereka berenang.

REPUBLIKA.CO.ID, SYRACUSE -- Sekelompok mahasiswi Muslim di Universitas Syracuse menuntut kolam renang universitas menyediakan jam khusus untuk perenang wanita. Hal ini disampaikan menyusul keyakinan agama mereka.

Sekelompok mahasiswi di universitas New York ini mengatakan mereka tidak dapat berenang di hadapan laki-laki karena keyakinan agama Islam yang mengharuskan perempuan untuk sepenuhnya tertutup di hadapan laki-laki.

Baca Juga

"Biasanya saya harus memperbaiki kerudung saya saat di kolam renang. Tetapi jika saya berada di lingkungan yang hanya perempuan, saya tidak terlalu peduli dan bisa berenang dengan lebih nyaman," ucap salah satu siswi, Sajiah Naqib, dikutip di Washington Examiner, Selasa (27/9/2022).

Meski demikian, kelompok mahasiswi tersebut mengatakan pemberlakuan waktu khusus perempuan di pusat akuatik kampus masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keagamaan mereka. Ini dikarenakan visibilitas yang tinggi melalui jendela di fasilitas umum tersebut.

Salah satu solusi yang diajukan oleh kelompok tersebut adalah tersedianya tirai, yang dapat menutupi jendela saat para wanita berenang. Mereka juga menyebut permintaan ini tidak hanya menguntungkan wanita Muslim.

"Saya yakin bukan hanya Muslim. Saya pikir akan ada banyak siswa perempuan yang mendapat manfaat dari usulan ini karena tidak semua orang nyaman dengan semua jenis kelamin berenang (bersama)," kata seorang siswa lainnya kepada surat kabar kampus.

Seorang juru bicara universitas mengatakan kepada Daily Orange bahwa universitas terbuka untuk berhubungan dengan mahasiswa Muslim tentang masalah ini. Mereka juga berupaya menyediakan akomodasi yang lebih baik. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile