Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

15 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Jawab Kesempatan Semester Kedua 2022, BNI Dukung UMKM

Rabu 28 Sep 2022 00:29 WIB

Red: Gita Amanda

Pekerja memetik buah stroberi di Kebun Stroberi La Fresa, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kebun La Fresa Strawberry yang merupakan salah satu UMKM binaan dan debitur BNI, (ilustrasi).

Pekerja memetik buah stroberi di Kebun Stroberi La Fresa, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kebun La Fresa Strawberry yang merupakan salah satu UMKM binaan dan debitur BNI, (ilustrasi).

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
BNI memperkuat pembinaan serta mendorong pelaku UMKM dapat menembus pasar global

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) terus berkomitmen untuk mendorong ekspansi kinerja pelaku UMKM dalam menjawab potensi pertumbuhan semester kedua tahun ini. BNI memperkuat pembinaan serta mencari berbagai potensi kerja sama untuk dapat mengakselerasi sekaligus mendorong pelaku UMKM dapat menembus pasar global.

Direktur Enterprise & Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengatakan ketangguhan UMKM Indonesia telah teruji selama masa kritis pandemi Covid-19. Menurutnya, semester kedua tahun ini adalah periode ekspansi bagi para pelaku UMKM untuk dapat merealisasikan berbagai rencana ekspansi yang sempat tertunda.

"Kita ketahui bersama, bisnis UMKM menjadi segmen ekonomi pertama yang menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi nasional. Sebagai agen pembangunan kami terus memperkuat pembinaan serta menciptakan banyak kolaborasi membantu pemulihan, akselerasi, dan bahkan ekspansi kinerja UMKM hingga Go Global, BNI tentunya masih optimis segmen UMKM dapat bertahan di tengah kenaikan inflasi," kata Iqbal, dalam siaran persnya.

Iqbal melanjutkan, BNI melihat potensi pertumbuhan kredit masih cukup baik meskipun fluktuasi ekonomi masih tidak dapat diprediksi. Terutama pada sektor-sektor yang menopang hajat hidup orang banyak seperti perdagangan bahan pokok.

"Kredit UMKM BNI masih tumbuh sangat positif. Kami perkirakan masih akan bertahan dan terus menguat seiring dengan kinerja ekonomi yang masih berada di tren ekspansi," jelasnya.

Iqbal memaparkan BNI berhasil menyalurkan kredit bagi pelaku UMKM mencapai Rp 100,2 triliun hingga Agustus 2022. Nilai tersebut meningkat 9,51 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp 91,5 triliun.

"Pertumbuhan ini ditopang oleh kredit di sektor perdagangan dan sektor pertanian. Kedua sektor ini, menyumbang lebih dari 50 persen komposisi kredit UMKM," ujar Iqbal.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile