Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

10 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ditolong Saat Kekerasan di Leicester, Pria Hindu Berterima Kasih pada Muslim

Rabu 28 Sep 2022 03:43 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah

Pria Hindu Ram Keshwala dan pria Muslim Majid Freeman bertemu kembali setelah kekerasan di Leicester, Inggris, Selasa (27/9/2022). Freeman menyelamatkan Keshwala dalam kekerasan tersebut. Ditolong Saat Kekerasan di Leicester, Pria Hindu Berterima Kasih pada Muslim

Pria Hindu Ram Keshwala dan pria Muslim Majid Freeman bertemu kembali setelah kekerasan di Leicester, Inggris, Selasa (27/9/2022). Freeman menyelamatkan Keshwala dalam kekerasan tersebut. Ditolong Saat Kekerasan di Leicester, Pria Hindu Berterima Kasih pada Muslim

Foto: Sky News
Beberapa orang terluka dalam bentrokan di Leicester hari itu.

REPUBLIKA.CO.ID, LEICESTER -- Seorang pria Hindu, Ram Keshwala (32 tahun) berterima kasih kepada aktivis Muslim, Majid Freeman yang turun tangan untuk menyelamatkannya selama kekerasan di Leicester. Dia sebelumnya membutuhkan jahitan di kepalanya akibat peristiwa tersebut.

Video sekelompok pria Muslim menyerang di dalam mobilnya beredar secara online. Dalam rekaman itu, para pria terdengar mengulangi desas-desus palsu bahwa Keshwala mencoba menabrak kerumunan yang turun ke jalan setelah pawai Hindu.

Baca Juga

Setelah menghancurkan mobilnya, seorang pria terlihat mencoba menyeret Keshwala keluar dari kendaraan. Ini terjadi sebelum Freeman masuk untuk meminta meninggalkannya dan menutup pintu mobil guna menghentikan serangan.

Berbicara bersama di sebuah kafe di Leicester, kedua pria itu mengingat apa yang terjadi pada 17 September, ketika kekerasan menyebar ke seluruh kota. "Dia menyelamatkan hidup saya. Karena itu, saya masih di sini," kata Keshwala, dilansir dari Sky News, Selasa (27/9/2022).

"Itu hanya kekacauan. Semuanya terjadi begitu cepat. Orang lain mencoba datang, dan saya hanya berteriak 'berhenti, sudah selesai sekarang'. Tapi saya tidak berpikir ada orang yang secara fisik menghentikannya karena situasinya sangat tidak bersahabat, siapa pun bisa terluka," kata Freeman mengenang.

Beberapa orang terluka dalam bentrokan di kota hari itu. Ini termasuk 16 petugas polisi yang menjadi sasaran dengan botol ketika mereka mencoba memisahkan kedua belah pihak.

Ketegangan yang telah membara selama beberapa pekan di kota itu meletus antara sekelompok umat Hindu dan sekelompok Muslim. Kedua belah pihak menuduh pihak lain melakukan serangan terhadap komunitas mereka.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile