Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

10 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pengembang Apple iOS Termuda, Gadis Muslimah Asal India yang Masih Berusia 8 Tahun

Rabu 28 Sep 2022 13:19 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Logo Apple. Hana Muhammad Rafeeq dinobatkan sebagai pengembang Apple iOS termuda

Logo Apple. Hana Muhammad Rafeeq dinobatkan sebagai pengembang Apple iOS termuda

Foto: EPA
Hana Muhammad Rafeeq dinobatkan sebagai pengembang Apple iOS termuda

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI–Seorang gadis India Muslim berusia 8 tahun yang tinggal di Dubai baru-baru ini mendapat kabar baik setelah CEO Apple, Tim Cook mengucapkan selamat kepadanya karena berhasil mengembangkan aplikasi iOS untuk iPhone. 

Hana Muhammad Rafeeq, yang memperkenalkan dirinya sebagai pengembang Apple iOS termuda, mengatakan dia mengirim email yang menjelaskan aplikasi dan pencapaian lainnya kepada Tim Cook.

Baca Juga

Dalam emailnya kepada Cook, Hanna menjelaskan secara rinci bahwa dia lahir dan besar di Uni Emirat Arab dan telah belajar coding sejak dia berusia lima tahun. 

Hanna, yang saat ini berusia sembilan tahun, mengakui bahwa dia hampir menghindari penggunaan kode, libraries, atau kelas siap pakai pihak ketiga di aplikasinya. Dia sendiri menulis lebih dari 10 ribuu baris kode untuk aplikasinya itu.

Dengan membagikan tautan Youtube karyanya, Hanna menyarankan agar Cook melihat aplikasinya secara langsung. Dalam email yang sama, Hanna menjelaskan mengapa dia menulis email dan mengirimkannya ke CEO Apple

Hal ini untuk membuktikan kepada orang tuanya bahwa dia telah melakukan sesuatu yang luar biasa dan untuk memberi tahu pemimpin Apple betapa bersemangatnya dia tentang teknologi, terutama Apple.

Dilansir dari The Islamic Information, Senin (26/9/2022), suatu hari setelah Hanna mengirimi Cook email, CEO Apple segera membalas. 

Dalam balasan emailnya, Cook mengucapkan selamat kepada Hanna atas pencapaiannya yang mengesankan di usia muda. Selain itu, dia mendorong Hanna untuk terus melakukan hal-hal luar biasa di masa depan.

Ayah Hanna, Muhammad Rafeeq mengaku senang saat mempertimbangkan jawaban pemimpin teknologi tersebut untuk menegaskan klaim bahwa Hanna adalah developer termuda. 

Sang ayah juga menjelaskan bahwa Hanna belajar coding dari kakak perempuannya, Leena Fathima, yang berusia sepuluh tahun. 

Kedua saudara perempuan, yang disekolahkan di rumah oleh orang tua mereka, awalnya belajar coding ketika ibu mereka mulai belajar coding.

Para gadis itu sekarang telah mahir dalam bahasa pengkodean HTML, CSS, C, C++, Swift, dan SwiftUI terbaru. Mereka bermimpi mengubah dunia dengan cara mereka dan berencana untuk menawarkan kelas coding gratis kepada anak yatim melalui yayasan yang dinamai menurut nama mereka.   

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile