Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

16 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Perut Kanan Atas Sering Terasa Begah, Gejala Penyakit Apa?

Rabu 28 Sep 2022 20:35 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Sakit perut (ilustrasi). Perlemakan hati dapat ditandai dengan rasa penuh di perut kanan atas.

Sakit perut (ilustrasi). Perlemakan hati dapat ditandai dengan rasa penuh di perut kanan atas.

Foto: www.pixahive.com
Jangan abaikan jika muncul rasa begah di perut kanan atas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hati merupakan salah satu organ penting di dalam tubuh yang menjalankan lebih dari 500 fungsi. Gangguan pada organ hati bisa memunculkan beberapa gejala, termasuk rasa begah di area perut tertentu.

Salah satu faktor yang bisa memicu terjadinya gangguan pada hati adalah gaya hidup. Konsumsi gula atau alkohol berlebih, misalnya, bisa memicu munculnya lemak berlebih di organ hati yang kemudian menyebabkan penyakit perlemakan hati.

Baca Juga

"(Sebagian pasien penyakit perlemakan hati) merasa penuh di area kanan atas perut," ungkap Cleveland Clinic, seperti dilansir Express.

Bila tidak diobati pada tahap awal, penyakit perlemakan hati bisa berkembang menjadi sirosis. Bila masalah terus berkembang, penderita penyakit perlemakan hati dapat mengalami gagal hati.

Oleh karena itu, penting untuk bisa mengenali beberapa tanda awal dari penyakit perlemakan hati. Selain rasa penuh di area kanan atas perut, penyakit perlemakan hati dapat memunculkan nyeri perut.

Beberapa gejala lain yang bisa muncul pada kasus penyakit perlemakan hati adalah mual, penurunan nafsu makan atau berat badan, serta sakit kuning (jaundice). Penyakit perlemakan hati juga dapat memicu gejala bengkak di perut dan kaki, lelah ekstrem, kebingungan mental, dan penurunan kekuatan atau lemas.

Namun, perlu diketahui bahwa tak semua gejala penyakit perlemakan hati muncul pada tahap awal. Gejala-gejala ini mungkin saja baru muncul setelah penyakit perlemakan hati berkembang lebih berat.

"Orang dengan penyakit perlemakan hati sering tak bergejala sampai penyakit pada hatinya berkembang menjadi sirosis," kata Cleveland Clinic.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile