Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Peretas Gunakan Akun Apple News Fast Company Kirim Pesan Ofensif

Kamis 29 Sep 2022 13:09 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ani Nursalikah

 Tanda di toko Apple di Bethesda, Maryland, AS, 25 Agustus 2022. Peretas Gunakan Akun Apple News Kirim Pesan Ofensif

Tanda di toko Apple di Bethesda, Maryland, AS, 25 Agustus 2022. Peretas Gunakan Akun Apple News Kirim Pesan Ofensif

Foto: EPA-EFE/MICHAEL REYNOLDS
Belum ada kabar kapan dan apakah saluran di Apple News akan diaktifkan kembali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang peretas telah memperoleh akses ke akun Apple News Fast Company. Lalu dia menggunakannya untuk mengirim pesan yang sangat ofensif kepada pelanggan pada Selasa.

Pesan yang tidak bisa dikutip, menyinggung beberapa tingkatan dan ditandatangani "Thrax was here." Apple News telah mengonfirmasi bahwa pesan tersebut dikirim oleh akun Fast Company.

Baca Juga

"Peringatan yang sangat ofensif dikirim oleh Fast Company yang telah diretas. Apple News telah menonaktifkan saluran mereka," kata akun Twitter resmi Apple News dalam cuitannya, dilansir Mashable, Rabu (28/9/2022).

Sampai saat ini belum ada kabar kapan dan apakah saluran Fast Company di Apple News akan diaktifkan kembali. Dalam sebuah pernyataan resmi, Fast Company mengatakan sistem manajemen kontennya diretas pada Selasa malam dan digunakan untuk mengirim dua pemberitahuan pesan cabul dan rasis kepada pengikut penerbit yang berselang sekitar satu menit.

"Pesan-pesannya keji dan tidak sejalan dengan konten dan etos Fast Company,” katanya.

Fast Company mengatakan peretasan tersebut terkait dengan peretasan situs webnya pada Ahad sore saat bahasa serupa muncul di beranda situs dan halaman lainnya. Perusahaan menutup situs itu tetapi memulihkannya dua jam kemudian.

Namun, tampaknya peretas juga telah memanfaatkan akses ke akun Apple News Fast Company. Fast Company mengatakan sedang menyelidiki situasi tersebut dan telah menutup situs webnya di FastCompany.com hingga masalah tersebut diselesaikan. Hingga tulisan ini dibuat, situs web tersebut masih belum tersedia. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile