Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

4 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pengamat: Timnas Indonesia Tunjukkan Perkembangan Signifikan

Kamis 29 Sep 2022 14:14 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

Para pesepak bola tim nasional (timnas) Indonesia saat sedang berlatih.

Para pesepak bola tim nasional (timnas) Indonesia saat sedang berlatih.

Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Indonesia harus kembali beruji coba kontra tim-tim yang levelnya berada jauh di atas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas sepak bola Indonesia berhasil mengamankan dua kemenangan pada laga uji coba FIFA Matchday melawan Curacao. Setelah menang 3-2 di laga pertama pada 24 September 2022, tim asuhan Shin Tae-yong kembali menaklukkan Curacao dengan skor 2-1 di laga kedua yang digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/9/2022) malam WIB.

Dua kemenangan itu menunjukkan perkembangan signifikan skuad Garuda selama ditangani oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut. Pasalnya, lawan yang dihadapi Indonesia pada laga uji coba kali ini bukanlah lawan biasa. Curacao duduk di peringkat yang jauh lebih tinggi di atas Indonesia pada ranking FIFA, yakni posisi ke-84 dunia. Sementara Indonesia di peringkat ke-155 dunia sebelum pertandingan tersebut.

Baca Juga

"Ada perkembangan yang cukup signifikan dari dua permainan timnas (Indonesia) di dua laga uji coba melawan Curacao. Ini merupakan hasil yang patut diapresiasi," kata pengamat sepak bola Indonesia, Akmal Marhali, kepada Republika.co.id, Rabu (28/9/2022).

Dua kemenangan tersebut membuat Indonesia bisa mengumpulkan sebanyak 14,71 poin. Itu akan menambah poin Indonesia menjadi 1.033,90 poin dan skuad Garuda diperkirakan akan naik ke posisi 152. Tentu ini patut disyukuri meskipun Indonesia masih berada di bawah empat negara Asia Tenggara lainnya, yaitu Vietnam (ke-96), Thailand (111), Filipina (133), dan Malaysia (147).

Menurut Akmal, Indonesia harus kembali melakukan uji coba melawan tim-tim yang levelnya berada jauh di atas. Koordinator Save our Soccer (SoS) itu mengakui dengan laga uji coba melawan tim-tim kuat, skuad Garuda bisa memperoleh pengalaman penting untuk meningkatkan kualitas permainan. Ia berharap permainan Indonesia terus berkembang dan tidak lupa dengan target utama yaitu merebut gelar juara di Asia Tenggara.

"Apa yang dihasilkan di dua pertandingan melawan Curacao merupakan pondasi awal. Kita berharap terus meningkat di bawah Shin Tae-yong. Dan tentunya para pemain tidak merasa sudah mendapatkan segala-segalanya sementara uji coba ini hanya awal dari semua rencana prestasi yang diharapkan bisa diraih," kata Akmal.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile