Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

6 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pengamat Nilai Pertemuan Airlangga-Puan Buka Peluang Koalisi Pilpres 2024

Kamis 29 Sep 2022 18:56 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Gita Amanda

Ketua DPR Puan Maharani (ketiga kanan) berbincang dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kiri) (ilustrasi).

Ketua DPR Puan Maharani (ketiga kanan) berbincang dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kiri) (ilustrasi).

Foto: ANTARA/Aprillio Akbar
Puan membangun komunikasi politik untuk memastikan dapat dukungan partai politik lain

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, dalam waktu dekat akan segera bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menuturkan pertemuan tersebut membuka kemungkinan kedua partai besar itu bekerja sama dalam Pilpres 2024

"Semuanya dalam proses penjajakan tentu saja. Sebelum janur kuning melengkung, sebelum ada yang bisa dipastikan siapa yang maju dan daftar ke KPU ya semuanya serba mungkin," kata Adi kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga

Adi mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari komunikasi politik yang dilakukan Puan untuk memastikan tiket dan dukungan guna berlaga pada kontestasi 2024. Tidak dipungkiri bahwa Puan juga membawa kepentingannya dalam pertemuan tersebut.

"Ini kan sebenarnya komunikasi politik yang dibangun oleh Puan untuk memastikan bisa maju dan bisa didukung oleh partai-partai politik yang lain. Kan inti dari komunikasi politik kan begitu. Pasti membawa kepentingan partai dan dirinya untuk bisa maju," ucapnya.

Menurutnya jika komunikasi tersebut produktif dan mencapai kesepakatan politik, maka koalisi antara PDIP dan Golkar semakin mungkin terjadi.

"Kalau PDIP, misalnya, dengan Golkar maju ya pasangannya dari PDIP dan Golkar kalau itu cocok ya koalisi terbentuk," tambahnya.

Karena itu Adi menambahkan, pertemuan itu bisa saja menghasilkan kemungkinan koalisi akan terbentuk antara KIB dan PDIP. Asalkan ada ketertarikan KIB pada PDIP dan mau mengusung Puan dalam Pilpres 2024. Begitu pun nantinya masih terbuka kemungkinan PDIP merapat ke koalisi lain seperti Gerindra-PKB atau Nasdem, PKS, dan Demokrat.

"Karena poros-poros politik ini kan sedang hampir mulai terbentuk semua. Tinggal menyisakan PDIP, mau bergabung dengan yang mana? Ke KIB, Gerindra-PKB, atau Nasdem-PKS-Demokrat yang sebenarnya sudah mulai terkonsolidasi tinggal deklarasi," ungkapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile