Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

10 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Wapres Doakan Khofifah: Sekarang Gubernur, Mudah-mudahan Nanti Naik

Jumat 30 Sep 2022 07:25 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Teguh Firmansyah

Wakil Presiden Maruf Amin dalam keterangan persnya usai menghadiri acara Napak Tilas dan HUT Ke-67 Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (30/9).

Wakil Presiden Maruf Amin dalam keterangan persnya usai menghadiri acara Napak Tilas dan HUT Ke-67 Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (30/9).

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Ma'ruf menyebut Khofifah sebagai salah satu tokoh perempuan yang potensial.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendoakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bisa menempati posisi lebih tinggi dari jabatannya saat ini. Ma'ruf menyebut Khofifah sebagai salah satu tokoh perempuan yang potensial.

Hal ini disampaikan Ma'ruf saat menyapa Khofifah dalam sambutannya di acara ara Napak Tilas dan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (30/09/2022).

Baca Juga

"Gubernur Jawa Timur, ini juga tokoh perempuan kita, yang sekarang menjadi gubernur, mudah-mudahan nanti naik lagi ke atas. Kemarin jadi menteri, sekarang jadi gubernur, alhamdulillah ini kader-kader NU," kata Ma'ruf sambil berkelakar.

Sebelum menjadi Gubernur Jawa Timur, Khofifah menjabat sebagai menteri sosial. Dalam sambutannya berkaitan ketenagakerjaan, Ma'ruf juga mengapresiasi kinerja Khofifah Indar Pariwansa dalam mengatasi pengangguran di Jawa Timur. Menurutnya, tingkat pengangguran di Jawa Timur lebih rendah daripada nasional.

"Saya ingin beri apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur karena pengangguran di sini lebih rendah dari nasional. Nasional 5,8, Jawa Timur 4,8 di bawah nasional," ujarnya.

Dia pun mendorong penanganan pengangguran terus dilanjutkan dan masalah-masalah ketenagakerjaan terus diatasi. "Dan harus kita jaga lagi, terus kita tekan," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile