Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tips Hadapi Resesi 2023, Cari Penghasilan Tambahan dan Penghematan

Jumat 30 Sep 2022 15:19 WIB

Rep: Heri Purwata/ Red: Partner

.

.

Foto: network /Heri Purwata
Mencari tambahan penghasilan salah satunya, memanfaatkan hobi untuk bisnis, seperti berjualan online dan tetaplah rutin berinvestasi. Apalagi saat ini sudah era digital sehingga peluang untuk berbisnis online terbuka lebar.

I Wayan Nuka Lantara. (foto : istimewa)

JURNAL PERGURUAN TINGGI -- Pengamat Perbankan, Keuangan, dan Investasi Universitas Gadjah Mada (UGM), I Wayan Nuka Lantara PhD memberikan dua tips menghadapi resesi tahun 2023. Pertama, mencari alternatif tambahan penghasilan selain dari gaji tetap setiap bulan. Kedua, identifikasi ulang pada pos-pos pengeluaran yang bisa dilakukan penghematan.

Dijelaskan I Wayan Nuka, mencari tambahan penghasilan salah satunya, memanfaatkan hobi untuk bisnis, seperti berjualan online dan tetaplah rutin berinvestasi. Apalagi saat ini sudah era digital sehingga peluang untuk berbisnis online terbuka lebar.

BACA JUGA : Tim Mahasiswa FBE UII Juarai 14th ERPSim International Competition

Saat ditanya apakah masih aman melakukan investasi di masa resesi? Wayan menyebutkan bahwa investasi selama ini terbukti menjadi cara yang efektif untuk melawan dampak negatif inflasi. "Pilihan investasi yang cocok untuk mengantisipasi terjadinya krisis ekonomi global adalah menggeser bobot dana investasi kita lebih banyak pada aset investasi yang tergolong aman (safe haven)," kata Wayan Nuka di Yogyakarta, , Jumat (30/9/2022).

Ia mencontohkan jenis investasi yang aman dilakukan antara lain deposito, emas, surat berharga yang diterbitkan negara. Jika ingin melakukan investasi di saham, ia menyarankan sebaiknya invetasi pada saham-saham yang bergerak pada sektor industri yang defensif, tetap bisa bertahan meskipun ada krisis. "Misalnya saham perusahaan yang bergerak di industri consumer goods, kesehatan, bank, energi dan utilitas," katanya.

Sedang tips kedua, penghematan dilakukan pada pos-pos pengeluaran yang bisa ditunda. Dana untuk pos-pos tersebut bisa digunakan atau dialokasikan untuk menambah pos pengeluaran yang lebih mendesak.

BACA JUGA : Perguruan Tinggi Bertanggung Jawab Mencetak Akuntan Etis

Tips ini diungkapkan menyusul pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang memproyeksikan ekonomi dunia akan mengalami resesi pada 2023. Resesi disebabkan adanya lonjakan inflasi sebagai dampak dari konflik Rusia-Ukraina.

Peningkatan inflasi tersebut juga diikuti kebijakan pengetatan moneter oleh bank sentral di negara Eropa dan Amerika. Bank di Eropa dan Amerika menaikkan tingkat bunga acuan yang akan berdampak juga pada kebijakan yang diambil bank sentral di negara lainnya.

Dijelaskan Wayan, apabila bunga acuan meningkat, biaya modal dan bunga kredit yang akan ditanggung bisnis juga akan naik. Dampak selanjutannya biasanya diikuti mata uang lokal yang melemah terhadap mata uang asing.

"Jika suatu negara memiliki banyak pinjaman dalam mata uang asing baik oleh pemerintah maupun swasta maka jumlah mata uang lokal yang akan dikeluarkan untuk membayar pinjaman dalam mata uang asing juga akan meningkat," jelas Wayan.

Wayan menambahkan, jika kondisi tersebut tidak membaik, maka kombinasi rentetan harga produk yang meroket, inflasi yang meningkat, bunga acuan kredit yang naik. "Pelemahan mata uang lokal pada akhirnya akan berisiko menyebabkan terjadinya krisis ekonomi global," tambahnya. (*)

BACA JUGA : Supply Chain Model SCOR 12.0 Racetrack Dapat Menekan Kerugian Perusahaan

Ikuti informasi penting tentang berita terkini perguruan tinggi, wisuda, hasil penelitian, pengukuhan guru besar, akreditasi, kewirausahaan mahasiswa dan berita lainnya dari JURNAL PERGURUAN TINGGI. Anda juga bisa berpartisipasi mengisi konten di JURNAL PERGURUAN TINGGI dengan mengirimkan tulisan, foto, infografis, atau pun video. Kirim tulisan Anda ke email kami: heri.purwata@gmail.com.

sumber : https://jurnal.republika.co.id/posts/180453/tips-hadapi-resesi-2023-cari-penghasilan-tambahan-dan-penghematan
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile