Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ini Profil Stadion Kanjuruhan yang Alami Tragedi Tewaskan 127 Orang

Ahad 02 Oct 2022 00:29 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Para pendukung klub Arema FC (Aremania) di Stadion Kanjuruhan, Malang. Stadion Kanjuruhan dibangun sejak tahun 1997 dengan biaya lebih dari 35 miliar. Pada tanggal 9 Juni 2004, stadion ini diresmikan penggunaannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, saat pembukaan digelar pertandingan kompetisi Divisi Satu Liga Pertamina tahun 2004, antara Arema Malang melawan PSS Sleman. Pertandingan berakhir untuk kemenangan Arema 1–0.

Para pendukung klub Arema FC (Aremania) di Stadion Kanjuruhan, Malang. Stadion Kanjuruhan dibangun sejak tahun 1997 dengan biaya lebih dari 35 miliar. Pada tanggal 9 Juni 2004, stadion ini diresmikan penggunaannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, saat pembukaan digelar pertandingan kompetisi Divisi Satu Liga Pertamina tahun 2004, antara Arema Malang melawan PSS Sleman. Pertandingan berakhir untuk kemenangan Arema 1–0.

Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto
Stadion Kanjuruhan ada di Kabupaten Malang yang memiliki kapasitas 42 ribu penonton.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Usai laga Persebaya Surabaya vs Arema Malang pada Sabtu (1/10) malam di Stadion Kanjuruhan, terjadi kerusuhan yang mengakibatkan sebanyak 127 orang meninggal dunia. Ini menjadi tragedi sepakbola terbesar kedua di dunia dilihat dari jumlah korban jiwanya.

Stadion Kanjuruhan berada di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Stadion ini menjadi kandang Arema Malang setelah sebelumnya ada di Stadion Gajayana yang berada di pusat Kota Malang. Stadion ini memiliki kapasitas 42 ribu orang.

Baca Juga

Stadion Kanjuruhan dibangun sejak tahun 1997 dengan biaya lebih dari 35 miliar. Pada tanggal 9 Juni 2004, stadion ini diresmikan penggunaannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, saat pembukaan digelar pertandingan kompetisi Divisi Satu Liga Pertamina tahun 2004, antara Arema Malang melawan PSS Sleman. Pertandingan berakhir untuk kemenangan Arema 1–0.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile