Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

6 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tragedi Kanjuruhan, Vino G Bastian: Dunia Olahraga Indonesia Berduka

Ahad 02 Oct 2022 05:52 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda

Sejumlah penonton membawa rekannya yang pingsan akibat sesak nafas terkena gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan saat kericuhan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Sejumlah penonton membawa rekannya yang pingsan akibat sesak nafas terkena gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan saat kericuhan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Unggahan Vino G Bastian soal tragedi Kanjuruhan ramai dikomentari followers-nya.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Setidaknya 129 orang meninggal terkait kerusuhan dalam laga Arema vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) malam. Kejadian ini memukul hati rakyat Indonesia, termasuk aktor Vino G Bastian.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Vino mengunggah untaian kalimat duka di feed akun Instagram miliknya. "Dunia Olah-Raga Indonesia Berduka," tulis Vino dalam caption potret unggahan itu, Ahad (2/10/2022).

Baca Juga

Potret itu bertuliskan, "Inna lillahi wainna ilaihi rojiun. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang. Al-Fatihah untuk semua korban, semoga husnul khotimah (emoticon bunga putih)."

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Vino G. Bastian (@vinogbastian__)

Unggahan Vino itu mendapat beragam komentar dari para followers-nya yang ikut merasa sedih bercampur geram atas insiden yang juga menelan korban jiwa, termasuk anak-anak dan perempuan itu.

"Ego suporter vs ego anak buah Sambo, berujung musibah ya bang. Kasian suporter yang memang ingin menikmati klub kesayangannya bertanding jadi korban (emoticon bersedih). Kira-kira ada anak kecil yang jadi korban ngga ya?” tulis akun @juliadijee.

"Ngedukung sampe berantem, tawuran, dll. Emang dapet apa? Kalo ada apa-apa cuma bisa nyusahin keluarga. Sepak bola nggak akan maju kalau suporternya begini. Kasian pemain udah latihan setiap hari dll, eh hancur lebur gara-gara pendukungnya yang ngga teredukasi," tulis akun @ayyu_dk.

"Bukan menyalahkan. Tapi kenapa gitu gas air mata ditembakkan ke tribun penonton?" tulis akun @ombo92.

"Mereka harus belajar sabar dari fans MU dan Arsenal sih," tulis akun @maulanafitrahakbar.

"Udah bubarin aja Liga Indonesia. Nggak guna punya liga bola taruhannya nyawa," tulis akun @arifmanutd1991 yang menulis dengan capslock.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile