Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Indonesia Bersiap Akhiri Pandemi

Senin 03 Oct 2022 07:57 WIB

Red: Andri Saubani

Cosplayer berfoto pada acara Indonesia Comic Con 2022 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (1/10/2022). Acara tersebut kembali digelar setelah dua tahun akibat pandemi Covid-19 yang berlangsung hingga Ahad (2/10/2022). Republika/Putra M. Akbar

Cosplayer berfoto pada acara Indonesia Comic Con 2022 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (1/10/2022). Acara tersebut kembali digelar setelah dua tahun akibat pandemi Covid-19 yang berlangsung hingga Ahad (2/10/2022). Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Presiden meminta Menteri Kesehatan berkonsultasi ke WHO untuk akhiri status pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Dessy Suciati Saputri, Antara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan terdapat kemungkinan dalam waktu dekat pemerintah akan menyatakan pandemi Covid-19 berakhir. Jokowi pun meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk berkonsultasi kepada Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga

"Pandemi memang sudah mulai mereda. Mungkin sebentar lagi juga akan kita nyatakan pandemi sudah berakhir," kata Presiden Jokowi dalam Peluncuran Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas di Jakarta, Senin (3/10/2022).

Meski demikian, kata Presiden, tekanan terhadap negara-negara di dunia termasuk Indonesia tidak serta merta berakhir. Hal itu karena situasi ekonomi di dunia tidak berada dalam kondisi baik.

Jokowi mengatakan, ketidakpastian ekonomi saat ini sangat tinggi. Hal itu menyebabkan seluruh negara, bahkan negara-negara maju berada pada posisi yang sulit.

Yang kita lihat ini dunia, pemulihan ekonomi pascapandemi memang belum pada kembali normal, tetapi justeru semakin tidak baik," ujar dia.

Keberlanjutan situasi sulit pascapandemi itu, kata Jokowi, karena instabilitas geopolitik setelah terjadinya perang di Ukraina. Berbagai dinamika ekonomi global yang terjadi menyebabkan timbulnya ancaman krisis pangan, krisis energi, dan krisis finansial.

Namun, kata Jokowi, Indonesia masih mencatatkan laju perekonomian yang baik. Hal itu ditandai dengan realisasi pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2022 yang sebesar 5,44 persen (year on year/yoy).

Untuk menghadapi situasi sulit pascapandemi, Jokowi menekankan seluruh pihak harus kompak dan bersinergi.

"Kita harus memiliki perasaan yang sama karena yang kita hadapi adalah tantangan yang tak mudah," kata Jokowi.

Pandemi Covid-19 di Indonesia terjadi sejak Maret 2020. Hingga Ahad (2/10), menurut data BNPB, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia sebanyak 6,4 juta kasus, dengan 6,2 juta sembuh dan 158 ribu meninggal dunia. Menurut data BNPB, hingga 2 Oktober 2022, kasus aktif Covid-19 di Indonesia sebanyak 17.434 kasus.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile