Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Situasi Keamanan Memburuk, Republik Ceska Perintahkan Warganya Tinggalkan Rusia

Senin 03 Oct 2022 23:41 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Reiny Dwinanda

Seorang pria berjalan melewati grafiti yang menggambarkan anak-anak dengan bendera Rusia di Luhansk, Republik Rakyat Luhansk yang dikendalikan oleh separatis yang didukung Rusia, Ukraina timur, Selasa, 27 September 2022. Republik Ceska menyerukan warga negaranya untuk meninggalkan Rusia di tengah memburuknya situasi keamanan.

Seorang pria berjalan melewati grafiti yang menggambarkan anak-anak dengan bendera Rusia di Luhansk, Republik Rakyat Luhansk yang dikendalikan oleh separatis yang didukung Rusia, Ukraina timur, Selasa, 27 September 2022. Republik Ceska menyerukan warga negaranya untuk meninggalkan Rusia di tengah memburuknya situasi keamanan.

Foto: AP
Warga Republik Ceska diserukan tidak melakukan perjalanan ke Rusia.

REPUBLIKA.CO.ID, PRAHA -- Pemerintah Republik Ceska memerintahkan warganya yang berada di Rusia untuk meninggalkan tersebut. Hal itu menyusul situasi keamanan yang dianggap kian memburuk.

"Sehubungan dengan invasi militer yang sedang berlangsung oleh Federasi Rusia di Ukraina dan kemungkinan ancaman memburuknya keamanan di negara itu, terutama bagi warga negara Uni Eropa dan NATO, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Ceska sangat mendesak agar tidak melakukan perjalanan ke wilayah Federasi Rusia. Kemenlu Ceska meminta warga Republik Ceska untuk meninggalkan negara tersebut," kata Kemenlu Ceska lewat situs resminya, Senin (3/10/2022).

Baca Juga

Pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mendesak Ukraina untuk segera menghentikan permusuhan dan kembali ke meja perundingan. Ajakan negosiasi itu disampaikan setelah Putin mengesahkan bergabungnya empat wilayah Ukraina, yakni Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia ke Rusia.

"Kami menyerukan kepada rezim Kiev untuk segera menghentikan tembakan, semua permusuhan, menghentikan perang yang dimulai oleh Kiev pada tahun 2014, serta kembali ke meja perundingan," kata Putin saat berpidato di acara penandatanganan perjanjian aneksasi empat wilayah Ukraina ke Rusia, Jumat (30/9/2022), dikutip laman kantor berita Rusia, TASS.

sumber : Reuters
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile