Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

5 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pasca Banjir Gedebage, Lima Ton Sampah Berhasil Diangkut dari Jalan

Selasa 04 Oct 2022 07:15 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Muhammad Hafil

 Pasca Banjir Gedebage, Lima Ton Sampah Berhasil Diangkut dari Jalan . Foto:  Kendaraan terdampak banjir di Jalan Soekarno-Hatta, Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/10/2022). Hujan lebat yang terjadi pada Senin (3/10/2022) sore hari membuat kawasan tersebut terendam air setinggi 30 hingga 70 sentimeter akibat sistem drainase yang buruk serta menyebabkan beberapa kendaraan roda dua dan empat mogok.

Pasca Banjir Gedebage, Lima Ton Sampah Berhasil Diangkut dari Jalan . Foto: Kendaraan terdampak banjir di Jalan Soekarno-Hatta, Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/10/2022). Hujan lebat yang terjadi pada Senin (3/10/2022) sore hari membuat kawasan tersebut terendam air setinggi 30 hingga 70 sentimeter akibat sistem drainase yang buruk serta menyebabkan beberapa kendaraan roda dua dan empat mogok.

Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi
Banjir Gedebage menyisakan lima ton sampah.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG-- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung mengangkut sampah yang berserakan di trotoar dan jalan raya Soekarno-Hatta pasca banjir di wilayah Gedebage, Senin (3/10/2022) kemarin. Total sampah yang diangkut sebanyak 12 meter kubik atau kurang lebih 5 ton.

"Kurang lebih 12 meter kubik (sampah yang diangkut), yang kita beresin tadi yang di jalan. Kira-kira 3 ton- 4 ton, paling banyak 5 ton lumayan banyak," ujar Subag TU UPT Pengelolaan Sampah DLHK Kota Bandung Septiadi Pratama saat dikonfirmasi, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga

Ia mengatakan pengangkutan sampah dilakukan menggunakan dua truk berukuran enam meter kubik. Sampah-sampah tersebut mengapung saat banjir terjadi dan menumpuk di jalan serta trotoar saat surut.

"Ke bawa banjir sampahnya, saya juga gak bisa mastiin sampahnya dari mana kemungkinan besar dari pasar juga,  sampah pasar ke bawa banjir," katanya.

Septiadi mengatakan sampah-sampah yang berserakan pasca banjir di Gedebage mulai terlihat dari perempatan Gedebage hingga sampai menuju Kantor Kecamatan Panyileukan. Sampah tersebut langsung dibawa ke TPA Sarimukti.

"Perkiraan 500 meter dari perempatan Gedebage sampai ke arah pasar sana dikit ada sampah, kan banjir bukan hanya di depan pasar setelah kecamatan Panyileukan ada banjir juga tapi gak sebanyak di depan pasar sampahnya," katanya.

Ia menambahkan tiap banjir terjadi di Gedebage selalu muncul sampah berserakan pasca banjir.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengungkapkan penyebab banjir yang terjadi di wilayah Jalan Soekarno-Hatta, Gedebage, Senin (3/10/2022) sore hingga malam kemarin. Intensitas hujan yang tinggi serta saluran drainase yang dipenuhi sampah berkontribusi terhadap meluapnya air ke jalan.

"Hasil investigasi teman-teman di lapangan kemarin mungkin kalau penyebabnya itu selain intensitas curah hujan yang cukup tinggi dari jam 13.00 wib sampai jam 21.00 wib malam udah dua hari berturut-turut di sana posisi hujan deras, juga kolam retensi yang dibangun di Gedebage sudah tidak menampung debitnya," ujar Kabid Pengendalian Daya Rusak Air DSABM Dini Dianawati, Selasa (4/10/2022).

Ia mengungkapkan kolam retensi Gedebage kemarin tetap berfungsi namun terdapat saluran drainase yang tersumbat sampah. Akibatnya air meluap ke jalan Soekarno-Hatta.

"Sampahnya itu bukan kecil-kecil tapi sampah sampah kayu bekas keranjang buah dari Pasar Gedebage tumplek di saluran. Jadi, itu mungkin salah satu penyumbat saluran drainase yang akhirnya meluap ke jalan," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile