Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

10 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Meski Dibenci, Islam Mengizinkan Perceraian dengan Alasan Ini

Selasa 04 Oct 2022 06:34 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Ilustrasi Perceraian. Meski Dibenci, Islam Mengizinkan Perceraian dengan Alasan Ini

Ilustrasi Perceraian. Meski Dibenci, Islam Mengizinkan Perceraian dengan Alasan Ini

Foto: Republika/Prayogi
Perceraian suami dan istri hanya diizinkan dengan alasan yang sah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hukum perceraian di dalam Islam memang dibolehkan, kendatipun Allah SWT membencinya. Perceraian antara suami dan istri hanya akan diizinkan dengan alasan yang sah.

Nabi Muhammad SAW memperingatkan agar umatnya tidak melakukan perceraian yang tidak masuk akal. “Di antara hal-hal yang halal, perceraian paling dibenci oleh Allah." (HR Abu Daud).

Baca Juga

Jadi tidak seorang pun dengan semangat dan sikap Islam yang sehat mengajuka perceraian, kecuali dalam kasus-kasus ekstrem dan tidak dapat dihindari, di mana hal itu dianggap sah dalam Islam. Alasan untuk ini jelas karena perceraian membawa konsekuensi yang mengerikan yang mempengaruhi keluarga dan individu. Perceraian menghasilkan luka psikologis dan emosional yang dalam, terutama ketika anak-anak terlibat.

Karena faktor-faktor tersebut dan lain-lain, Islam menganggap pernikahan sebagai akad yang khidmat (mithaq ghalizh) dan menganggapnya sebagai kewajiban kedua belah pihak yang telah membuat akad tersebut dengan menyebut nama dan kalimat Allah, untuk berusaha menjaganya tetap utuh sesuai dengan kemampuan terbaik mereka.

Karena masa depan umat manusia terletak pada keluarga yang sehat. Keluarga sehat merupakan landasan masyarakat.

Dilansir dari About Islam, dosen senior dan sarjana Islam di Inatitute Islam Toronto, Ontario, Kanada Sheikh Ahmad Kutty menyarankan langkah-langkah yang mungkin bisa dilakukan untuk menghindari perceraian. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mintalah nasihat dari mereka yang memiliki kebijaksanaan, pengalaman, dan pengetahuan dan berusahalah memecahkan masalah yang belum terselesaikan di antara Anda setelah mendapatkan wawasan dan nasihat dari mereka.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile