Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

14 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Rusia: Bantuan Militer AS ke Ukraina Tambah Risiko Bentrokan

Rabu 05 Oct 2022 05:14 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Friska Yolandha

Seorang prajurit Ukraina menembakkan senjata anti-tank NLAW selama latihan dalam Operasi Pasukan Gabungan, di wilayah Donetsk, Ukraina timur, 15 Februari 2022. Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS) Anatoly Antonov mengatakan keputusan Washington menambah bantuan militer ke Ukraina menjadi ancaman bagi kepentingan Rusia.

Seorang prajurit Ukraina menembakkan senjata anti-tank NLAW selama latihan dalam Operasi Pasukan Gabungan, di wilayah Donetsk, Ukraina timur, 15 Februari 2022. Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS) Anatoly Antonov mengatakan keputusan Washington menambah bantuan militer ke Ukraina menjadi ancaman bagi kepentingan Rusia.

Foto: AP/Vadim Ghirda
AS sedang menyiapkan paket bantuan senjata baru 1,1 miliar dolar AS untuk Ukraina.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS) Anatoly Antonov mengatakan keputusan Washington menambah bantuan militer ke Ukraina menjadi ancaman bagi kepentingan Rusia. Risiko bentrokan militer juga meningkat.

"Kami menerima hal ini sebagai ancaman nyata pada kepentingan strategis negara kami," kata Antonov dalam aplikasi kirim pesan Telegram, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga

"Pasokan produk militer AS dan sekutu-sekutunya tidak hanya menimbulkan pertumpahan darah dan korban baru, tapi juga meningkatkan bahaya bentrokan militer langsung antara Rusia dan negara-negara Barat," tambahnya.

Akhir bulan lalu Seorang pejabat pemerintah AS mengatakan Washington sedang menyiapkan paket bantuan senjata baru senilai 1,1 miliar dolar AS untuk Ukraina dalam perang melawan Rusia. Pejabat tersebut menambahkan paket bantuan itu akan segera diumumkan.

Paket ini akan menjadi pengiriman senjata terbaru untuk Kiev yang sedang bertempur melawan Rusia di timur Ukraina. Paket itu diperkirakan akan menggunakan dana dari Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina (USAI) yang diloloskan Kongres.

Dengan USAI pemerintah Presiden Joe Biden dapat membeli senjata untuk Ukraina daripada mengirimkan persediaan senjata AS. Sumber mengatakan sistem peluncur HIMARS, amunisinya, sistem pertahanan berbagai drone, dan radar akan masuk dalam paket bantuan ini termasuk suku cadang, pelatihan dan bantuan teknis.

sumber : Reuters
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile