Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

9 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Anies Sebut Sumur Resapan Atasi Banjir di Lokasi Cekungan

Rabu 05 Oct 2022 05:26 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Warga berjalan menerobos banjir di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (5/10/2022) malam WIB.

Warga berjalan menerobos banjir di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (5/10/2022) malam WIB.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Lokasi yang berbentuk cekungan di Jakarta membuat air mudah mengalir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyebutkan menjelaskan, sumur resapan merupakan salah satu upaya mengatasi banjir di beberapa lokasi cekungan yang ada di Jakarta. Menurut Anies, lokasi yang berbentuk cekungan membuat air mudah mengalir.

Sehingga saat hujan lebat datang membentuk genangan yang mengakibatkan banjir. "Karena tempat-tempat yang cekungan seperti inilah yang paling potensi. Di situlah yang harus dipompa dan menjadi jawaban mengapa sumur resapan itu penting," kata Anies di Jakarta Recycle Center (JRC) Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022).

Adapun Jakarta sempat dilanda hujan deras pada Selasa (4/10/2022) malam WIB, yang membuat Anies mendatangi kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Dia mengirimkan sejumlah alat, seperti truk pemadam kebakaran sampai mobil pompa untuk mengamankan warga yang terdampak banjir.

Hingga kini, Anies menuturkan, banjir yang menggenang di rumah warga sudah berkurang dengan bantuan tim dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dia bersyukur dengan adanya sumur resapan yang sudah dibangun baik mampu menjadi salah satu solusi mengurangi potensi banjir di kawasan tersebut.

Terbukti di daerah yang sudah terdapat sumur resapan, walaupun lokasi cekung menjadi genangan air yang tinggi, namun kecepatan air surut sangat tinggi pula. "Kami berharap kedewasaan kita semua untuk melihat ini sebagai sebuah masalah yang diselesaikan secara scientific. Bukan semata-mata secara politik," tutur eks rektor Universitas Paramadina itu.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 16 RT dan tujuh ruas jalan di Jakarta tergenang pada Selasa kemarin, imbas dari hujan yang mengguyur Jakarta pada siang hari dan menyebabkan beberapa sungai seperti Kali Krukut dan Mampang meluap.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile