Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

16 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Elon Musk Lanjutkan Pembelian Twitter

Rabu 05 Oct 2022 06:53 WIB

Red: Nidia Zuraya

Halaman splash Twitter terlihat di perangkat digital, Senin, 25 April 2022, di San Diego. Miliarder Elon Musk mengajukan tawaran untuk melanjutkan rencana pembelian Twitter senilai 44 miliar dolar AS, berdasarkan dokumen sekuritas.

Halaman splash Twitter terlihat di perangkat digital, Senin, 25 April 2022, di San Diego. Miliarder Elon Musk mengajukan tawaran untuk melanjutkan rencana pembelian Twitter senilai 44 miliar dolar AS, berdasarkan dokumen sekuritas.

Foto: AP Photo/Gregory Bull
Tidak diketahui alasan Elon Musk kembali ingin melanjutkan rencana pembelian Twitter.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Miliarder Elon Musk mengajukan tawaran untuk melanjutkan rencana pembelian Twitter senilai 44 miliar dolar AS, berdasarkan dokumen sekuritas. Musk mengirimkan surat kepada Twitter, Senin (3/10/2022), yang menyatakan dia ingin memproses kesepakatan sesuai dengan persyaratan semula jika pengadilan di Delaware, Amerika Serikat, melanjutkan persidangan, disiarkan Reuters, Rabu (5/10/2022).

Juru bicara Twitter mengatakan, sudah menerima surat dari Elon Musk dan ingin menyelesaikan kesepakatan itu dengan harga yang diberikan pada awal rencana pembelian. Twitter tidak mengatakan bahwa mereka menerima tawaran Musk itu.

Baca Juga

Tidak diketahui alasan Elon Musk kembali ingin melanjutkan rencana pembelian Twitter setelah ingin mundur.

Elon Musk pada Juli cukup yakin bisa meninggalkan kesepakatan itu tanpa dikenai penalti karena jumlah akun bot di Twitter lebih tinggi dari estimasi platform tersebut 5 persen.

Tim legal Twitter pada 27 September menyatakan ilmuwan yang dipekerjakan Elon Musk memperkirakan jumlah akun bot di platform itu sekitar 5,3 sampai 11 persen. Pengacara Twitter Bradley Wilson saat itu mengatakan hasil analisis mereka tidak mendukung apa yang dikatakan Elon Musk.

Elon Musk mengumumkan pada April bahwa dia akan membeli Twitter, tapi tidak ingin melanjutkan rencana itu pada Juli. Pada Selasa waktu setempat, dia mencuit bahwa membeli Twitter akan mempercepat rencana membuat aplikasi serba bisa bernama "X".

sumber : Antara/Reuters
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile