Di Forum P20, Puan Ingatkan untuk Memiliki Sense of Urgency pada Perubahan Iklim

Climate change menjadi salah satu permasalahan global yang harus segera diatasi

Kamis , 06 Oct 2022, 02:59 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pidato saat mengikuti pembukaan Parliamentary Forum and the 8th G20 Parliamentary Speakers
Foto: ANTARA/Galih Pradipta
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pidato saat mengikuti pembukaan Parliamentary Forum and the 8th G20 Parliamentary Speakers

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengatakan, perubahan iklim atau climate change menjadi salah satu permasalahan global yang harus segera diatasi. Pasalnya, dampak perubahan iklim kini telah dirasakan dan semakin mengemuka.

Beberapa di antaranya adalah cuaca ekstrem, kekeringan, banjir, juga bencana alam yang terus terjadi silih berganti dan semakin sering terjadi. Di samping itu, pemanasan global juga telah mencapai 1.1 derajat celcius.

Baca Juga

"Kita harus memiliki sense of urgency. Sekarang adalah waktu untuk bertindak untuk turunkan emisi global, untuk mengakselerasi transisi menuju energi terbarukan, untuk implementasi bantuan keuangan, dan transfer teknologi bagi negara berkembang," ujar Puan dalam sambutan pembukaannya di Parliamentary Forum in the Context of the G20 Parliamentary Speaker's Summit (P20), Rabu (5/10/2022).

Dunia perlu membangun mitigasi perubahan iklim yang berpusat pada manusia atau people-centered. Mitigasi yang berpusat pada manusia  dimulai dari membangun kesadaran dan komitmen untuk menjaga kelestarian dan daya dukung alam dan lingkungan hidup.

Tahap selanjutnya, dituntut kemauan bersama dalam membangun tata dunia ekosistem industri dan perekonomian yang ramah terhadap lingkungan. Perlu juga perubahan cara berpikir bahwa tidak saja mengambil dari alam, tetapi kita harus memulihkan alam kembali kepada ekosistem yang baik.

"Diperlukan bentuk kerja sama antarbangsa dan negara yang realistis dan nyata, untuk dapat menyentuh permasalahan inti," ujar Puan.

Parlemen juga harus semakin menyadari peran strategis dalam penguatan kerjasama internasional antarparlemen untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Isu tersebut menjadi salah satu perhatian bersama antara lain di Inter Parliamentary Union (IPU).

Ia menjelaskan, DPR menjadi tuan rumah sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 di Bali dengan mengusung tema Getting to Zero: Mobilizing Parliaments to Act on Climate Change. Berhasil disepakati deklarasi guna mengarahkan parlemen di seluruh dunia dalam akselerasi berbagai langkah mitigasi dan adaptasi dampak perubahan iklim.

"Pada pertemuan P20 yang sangat strategis ini, kita dapat mengambil komitmen dan langkah-langkah nyata dalam mitigasi dan adaptasi dampak perubahan iklim," ujar Puan.