Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

9 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Bogasari Bantu Sertifikasi Halal UKM dari Jakarta Hingga Bali

Jumat 07 Oct 2022 22:30 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Andi Nur Aminah

Wakil Kepala Divisi Bogasari Erwin Sudharma (kanan) menyerahkan Sertifikat Halal dari BPJH kepada UKM Mie Basah Darmanto  (kiri) asal Jakarta Utara,  satu dari 45 UKM Mitra Bogasari yang dapat sertifikat halal, di pabrik Bogasari, Jakarta.

Wakil Kepala Divisi Bogasari Erwin Sudharma (kanan) menyerahkan Sertifikat Halal dari BPJH kepada UKM Mie Basah Darmanto (kiri) asal Jakarta Utara, satu dari 45 UKM Mitra Bogasari yang dapat sertifikat halal, di pabrik Bogasari, Jakarta.

Foto: Bogasari
Bogasari tak hanya sosialiasi soal halal tapi juga memfasilitasi pembuatan sertifikat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komitmen kemitraan Bogasari Tumbuh Bersama UKM tidak hanya dalam hal kualitas produk tapi juga perizinan usaha. Untuk itulah Bogasari yang mayoritas atau hampir 65 persen pelanggannya UKM senantiasa melakukan edukasi bahkan sampai membantu fasilitasi pengurusan perizinan dan sertifikasi.

“Bogasari tidak hanya melakukan sosialiasi soal halal tapi juga membantu fasilitasi pembuatan sertifikat. Pada (5/10) lalu sebanyak 45 sertifikat halal produk untuk UKM yang berasal dari 19 kabupaten dan kota diserahkan. Para UKM ini antara lain berlokasi usaha di Jakarta, dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Surakarta, Blora, Klaten, Kudus, Pati, Lumajang, Pasuruan, Sidoarjo, Pati, Kediri, Jombang, hingga Bali,” kata Wakil Kepala Divisi Bogasari Erwin Sudharma, Jumat (7/10/2022).

Baca Juga

Kemudian, ia melanjutkan sebanyak 45 UKM mitra Bogasari yang berhasil mendapatkan Sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) ini terdiri dari berbagai jenis usaha, seperti mie, roti dan kue. Ia menambahkan para UKM penerima sertifikat terbagi dua yaitu anggota paguyuban sebanyak 25 UKM dan non paguyuban sebanyak 20 UKM. 

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile