Senin 28 Nov 2022 12:57 WIB

Harga Daging Ayam di Padang Panjang Alami Kenaikan

Kenaikan harga daging ayam terjadi di Padang Panjang..

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil
...
Foto: ANTARA/Kornelis Kaha
Harga Daging Ayam di Padang Panjang Alami Kenaikan. Foto: Pedagang ayam pedaging merapikan dagangannya di Pasar (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG PANJANG--Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, Putra Dewangga, mengatakan sepanjang pekan keempat November 2022 ini, ada 13 komoditas yang mengalami fluktuasi harga.

Fluktuasi yang terjadi didominasi kenaikan harga dan sisanya enam komoditas yang mengalami penurunan harga dalam  seminggu terakhir.

Baca Juga

"Banyaknya terjadi kenaikan harga, disebabkan karena pasokan yang mulai berkurang dan tidak dapat memenuhi permintaan pasar. Penurunan harga disebabkan karena pasokan banyak dan dapat memenuhi permintaan masyarakat," kata Putra, Sabtu (26/11/2022).

Ia menjelaskan komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya, daging ayam broiler dari Rp30.000/kg menjadi Rp30.500/kg. Daging ayam kampung sedang dari  Rp70.000/ekor menjadi Rp72.500/ekor.

Kemudian ikan asin teri dari Rp92.500/kg menjadi Rp98.750/kg. Buncis dari Rp10.000/kg menjadi Rp14.000/kg. Wortel dari Rp10.000/kg menjadi Rp12.000/kg. Bawang daun dari Rp7.000/kg menjadi Rp8.000/kg. Terong dari Rp7.000/kg menjadi Rp8.000/kg.

Namun komoditas yang turun harga di antaranya daging ayam kampung besar dari Rp87.500/ekor menjadi Rp87.000/ekor. Cabai hijau dari Rp30.000/kg menjadi Rp27.500/kg. Cabai rawit dari Rp36.250/kg menjadi Rp35.000/kg. Cabai merah dari Rp43.750/kg menjadi Rp40.000/kg. Bawang merah dari Rp29.500/kg menjadi Rp28.500/kg. Sawi bola dari Rp6.000/kg menjadi Rp5.000/kg.

Khusus pekan ini menurut Putra, harga komoditas cabai hijau, cabai rawit dan cabai merah mengalami penurunan harga. Turun harga pada komoditas tersebut disebabkan oleh mulai berlebihnya pasokan di pasar.

Kenaikan harga yang terjadi pada beberapa komoditas sayuran, daging ayam dan ikan asin teri tersebut diindikasikan

terjadi karena faktor cuaca dengan curah hujan tinggi di Kota Padang Panjang khususnya dan Sumatera Barat umumnya. Sehingga mempengaruhi hasil panen komoditas sayuran dan distribusi transportasi komoditas lainnya ke Padang Panjang.

"Harga komoditi ini didapat berdasarkan hasil pemantauan terhadap harga rata-rata 45 komoditas pangan strategis di Pasar Pusat Padang Panjang pada minggu IV November yang dilakukan Dinas Perindagkop UKM serta Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang," ucap Putra.

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement