Ahad 04 Dec 2022 06:17 WIB

Presiden Macron: Eropa Perlu Siapkan Arsitektur Keamanan di Masa Depan

Moskow meminta jaminan keamanan..

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nidia Zuraya
...
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/Pool Photo via AP
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, Barat harus mempertimbangkan untuk mengatasi kebutuhan Rusia terkait jaminan keamanan jika Presiden Vladimir Putin setuju bernegosiasi mengakhiri perang di Ukraina.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, Barat harus mempertimbangkan untuk mengatasi kebutuhan Rusia terkait jaminan keamanan jika Presiden Vladimir Putin setuju bernegosiasi mengakhiri perang di Ukraina. Dalam wawancara dengan stasiun televisi Prancis TF1 yang direkam selama kunjungan kenegaraannya ke Amerika Serikat (AS) pekan lalu, Macron mengatakan, Eropa perlu mempersiapkan arsitektur keamanan di masa depan.

"Ini berarti bahwa salah satu poin penting yang harus kita tangani, seperti yang selalu dikatakan Presiden Putin, adalah ketakutan bahwa NATO akan datang, dan penyebaran senjata yang dapat mengancam Rusia," kata Macron.

Baca Juga

Sebelumnya Rusia dan AS mengatakan, mereka terbuka untuk pembicaraan. Sementara Ukraina mengatakan, negosiasi bisa dilakukan jika Rusia berhenti menyerang dan menarik pasukannya.

Banyak orang di Ukraina dan Barat sangat menentang negosiasi apa pun dengan Putin. Terutama karena Ukraina telah mengusir pasukan Rusia dari wilayah yang diduduki dalam tiga bulan terakhir. 

Tetapi pernyataan Macron menunjukkan bahwa dia bersimpati pada permintaan Moskow terkait jaminan keamanan. Ini adalah permintaan yang menjadi fokus diplomasi, tetapi gagal mencapai titik temu menjelang perang.

“Topik itu akan menjadi bagian dari topik perdamaian, jadi perlu mempersiapkan tentang bagaimana kita melindungi sekutu dan negara anggota kita, dan bagaimana memberikan jaminan kepada Rusia saat kembali ke meja perundingan,”  kata Macron.

Pada 8 Februari, beberapa minggu sebelum invasi Rusia, dalam konferensi pers bersama dengan Macron di Moskow, Putin mengatakan, Rusia akan terus berusaha mendapatkan jawaban dari Barat atas tiga tuntutan keamanan utamanya. 

Tiga tuntutan itu antara lain, tidak ada lagi perluasan NATO, tidak ada penyebaran rudal di dekat perbatasannya, dan pengurangan infrastruktur militer NATO di Eropa. Pada saat itu, AS mengatakan bahwa, tuntutan Rusia adalah non-starter

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement