Jumat 16 Dec 2022 19:20 WIB

Kabupaten Malang Paling Banyak Kabulkan Perkawinan Anak

Kabupaten Malang tercatat paling banyak mengabulkan perkawinan anak di Indonesia.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Bilal Ramadhan
Kampanye Gerakan Stop Perkawinan Anak. (Ilustrasi). Kabupaten Malang tercatat paling banyak mengabulkan perkawinan anak di Indonesia.
Foto: Aditya Pradana Putra/Antara
Kampanye Gerakan Stop Perkawinan Anak. (Ilustrasi). Kabupaten Malang tercatat paling banyak mengabulkan perkawinan anak di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Berdasarkan data Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (MA) RI, Kabupaten Malang tertinggi dalam memberikan dispensasi perkawinan anak. Pada tahun 2022 tercatat dari 1.386 kasus anak yang dimohonkan, sebanyak 1.322 dikabulkan dan mendapat dispensasi nikah.

"Ini sebenarnya berita buruk, dan memprihatinkan. Jadi di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Malang kasus dispensasi perkawinan anak paling tinggi ya, dan untuk Indonesia sendiri itu di permohonan dispensasi perkawinan anak paling tinggi di provinsi Jawa Timur berdasarkan data dari Mahkamah Agung," kata Deputi bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kemenko PM, Femmy Eka Kartika saat berdialog dengan masyarakat Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Malang, Jumat (16/12/2022).

Femmy mengungkapkan, sebagian besar dispensasi nikah yang dikabulkan pengadilan dikarenakan kondisi anak yang sudah terlanjur hamil. Selain itu, banyak juga anak yang mengaku sudah pernah melakukan hubungan seks sehingga diberikanlah dispensasi nikah tersebut.

"Sebagian besar dispensasi nikah anak terjadi karena anak anak itu sudah pernah berhubungan badan, kemudian ada juga yang sudah hamil, makanya hakim itu mau tidak mau mengabulkan dispensasi nikah anak," ungkap Femmy.