Pertamina Segera Kirim Pertalite ke Karimunjawa, Tunggu Cuaca Membaik

Red: Yusuf Assidiq

Para awak Kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) membongkar muatan BBM untuk warga Karimunjawa, Kabupaten Jepara, di dermaga pelabuhan setempat (ilustrasi).
Para awak Kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) membongkar muatan BBM untuk warga Karimunjawa, Kabupaten Jepara, di dermaga pelabuhan setempat (ilustrasi). | Foto: Doc Pertamina MOR IV

REPUBLIKA.CO.ID, JEPARA -- Pertamina memastikan segera mengirim bahan bakar minyak jenis Pertalite sebanyak 40 kiloliter serta biosolar sebanyak 95 kiloliter ke Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

"Kapal sudah memuat kedua jenis BBM tersebut dan siap berlayar dari Semarang menuju SPBU Karimunjawa," kata Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho, dihubungi melalui pesawat telepon, Rabu.

Ia mengungkapkan pengiriman BBM jenis Pertalite dan Biosolar masih menunggu cuaca membaik. Untuk saat ini, kapal belum bisa diberangkatkan karena cuaca masih buruk dan gelombang tinggi. "Tentunya kami terus memantau dan memonitor kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi di Laut Jawa," ujarnya.

Selain itu, imbuh dia, PT Pertamina senantiasa berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai kondisi cuaca serta izin berlayar dengan tetap mengutamakan keselamatan berlayar. Ia mengakui stok pertalite dan biosolar memang menipis.

Sedangkan stok dexlite di SPBU Karimunjawa terpantau sebanyak 2,6 kiloliter. Permintaan pertalite di Karimunjawa setiap hari sebanyak 1.900 liter, sedangkan solar sebanyak 3.800 liter dan dexlite 37 liter.

Camat Karimunjawa Muslikin membenarkan stok pertalite memang menipis sejak Kamis (23/12), sedangkan Ahad (26/12) benar-benar habis. Untuk sementara ini, mobilitas masyarakat menggantungkan pada stok BBM jenis lain, seperti biosolar maupun dexlite.

Sedangkan yang masih memiliki stok pertalite di kendaraan tentunya juga masih bisa melakukan aktivitas harian. Habisnya stok pertalite di Kecamatan Karimunjawa, disebabkan memasuki musim baratan yang ditandai dengan gelombang tinggi di laut.

Kondisi demikian, mengakibatkan penghentian semua aktivitas di laut karena tidak aman. Bahkan, aktivitas penyeberangan ke Pulau Karimunjawa mulai terhenti sejak 23 Desember 2022 karena cuaca laut tidak mendukung.

Akibatnya, ratusan wisatawan tertahan di pulau terluar di Kabupaten Jepara itu dan baru bisa diseberangkan dengan bantuan KM Kelimutu pada Selasa (27/12) malam.

Terkait


Dirut Pertamina Patra Niaga Tinjau Langsung Titik Satgas Jateng & DIY

Stok Dikabarkan Habis, PT Pertamina Kirim Pertalite 40 Kiloliter ke Karimunjawa

Pemerintah Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Nataru

Kilang Cilacap Pastikan Produksi BBM Tetap Aman Jelang Tahun Baru 2023

Pertamina Imbau Masyarakat Gunakan BBM Berkualitas

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

[email protected]

Ikuti

× Image
Light Dark