Kamis 09 Feb 2023 05:15 WIB

Song Joong-ki Berperan Sebagai Pembelot Korea Utara di Film Baru

Song Joong-ki bersiap untuk proyek berikutnya My Name is Loh Kiwan

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Esthi Maharani
Aktor Song Joong-ki bersiap untuk proyek berikutnya My Name is Loh Kiwan.
Foto: Bidangil Pictures; Dexter Studios
Aktor Song Joong-ki bersiap untuk proyek berikutnya My Name is Loh Kiwan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL — Aktor Song Joong-ki bersiap untuk proyek berikutnya My Name is Loh Kiwan. Berdasarkan novel Jo Hae-jin I Met Loh Kiwan (judul literal), proyek My Name is Loh Kiwan bercerita tentang pertemuan, perpisahan, dan cinta antara pembelot Korea Utara Loh Kiwan (Song Joong-ki), yang tiba di Belgia dengan harapan terakhirnya, dan Marie (Choi Sung-eun), seorang wanita yang kehilangan alasan untuk hidup.

Dilansir Soompi pada Selasa (7/2/2023), Song Joong-ki akan memainkan peran Loh Kiwan, yang berjuang untuk mendapatkan status pengungsi di Belgia, negeri asing yang dia kunjungi tanpa nama. Aktris Choi Sung-eun dari serial “Start-Up”, “The Sound of Magic”, dan “Gentleman” akan berperan sebagai Marie, seorang penembak profesional Korea dengan kewarganegaraan Belgia.

Tidak seperti Loh Kiwan yang melakukan perjalanan jauh ke Belgia dengan harapan untuk bertahan hidup, Marie telah kehilangan alasan untuk hidup. Namun, Marie secara tidak sengaja jatuh cinta pada Loh Kiwan setelah pertemuan pertama mereka.

Jo Han-chul, yang membintangi serial “Reborn Rich" dengan Song Jong-ki dan "The Sound of Magic" dengan Choi Sung-eun, akan berperan sebagai ayah Marie, Yoon Sung. Kim Sung-ryung juga akan membintangi film tersebut sebagai Ok Hee, yang menjadi alasan penentu perjalanan Loh Kiwan ke Belgia.

Selanjutnya, Lee Il-hwa akan berperan sebagai ibu Marie, Jung Joo, aktor Lee Sang-hee akan berperan sebagai Sun Joo, yaitu seorang imigran Korea yang ditemui Loh Kiwan di sebuah pabrik di Belgia, dan Seo Hyun-woo akan berperan sebagai paman Loh Kiwan, Eun Chul.

Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَاخْتَارَ مُوْسٰى قَوْمَهٗ سَبْعِيْنَ رَجُلًا لِّمِيْقَاتِنَا ۚفَلَمَّآ اَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ قَالَ رَبِّ لَوْ شِئْتَ اَهْلَكْتَهُمْ مِّنْ قَبْلُ وَاِيَّايَۗ اَتُهْلِكُنَا بِمَا فَعَلَ السُّفَهَاۤءُ مِنَّاۚ اِنْ هِيَ اِلَّا فِتْنَتُكَۗ تُضِلُّ بِهَا مَنْ تَشَاۤءُ وَتَهْدِيْ مَنْ تَشَاۤءُۗ اَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِيْنَ
Dan Musa memilih tujuh puluh orang dari kaumnya untuk (memohon tobat kepada Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan. Ketika mereka ditimpa gempa bumi, Musa berkata, “Ya Tuhanku, jika Engkau kehendaki, tentulah Engkau binasakan mereka dan aku sebelum ini. Apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang kurang berakal di antara kami? Itu hanyalah cobaan dari-Mu, Engkau sesatkan dengan cobaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah pemimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat. Engkaulah pemberi ampun yang terbaik.”

(QS. Al-A'raf ayat 155)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement