Jumat 10 Mar 2023 15:23 WIB

BNI Bakal Buyback Saham Senilai Rp 950 Miliar

Price to Book Value per 8 Maret 2023 sebesar 1,22 kali, di bawah rata-rata 10 tahun

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Lida Puspaningtyas
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI komitmen untuk memperkuat layanan international banking guna semakin mengoptimalkan pasar Benua Afrika.
Foto: BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI komitmen untuk memperkuat layanan international banking guna semakin mengoptimalkan pasar Benua Afrika.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) berencana melakukan pembelian kembali saham atau buyback. Biaya pembelian kembali saham direncanakan sebanyak-banyaknya sebesar Rp 950 miliar.

Jumlah saham yang akan dibeli kembali oleh BBNI tersebut tidak akan melebihi 10 persen dari modal disetor. Buyback dilakukan seiring dengan tekanan jual yang kembali terjadi sejak awal 2023.

Baca Juga

"Rencana buyback disiapkan perseroan dengan tujuan untuk mengimbangi tekanan jual di pasar saat IHSG sedang berfluktuasi," terang manajemen BBNI melalui keterbukaan informasi Bursa, Jumat (10/3/2023).

Sebagai informasi, valuasi saham perseroan atau price to book value per 8 Maret 2023 sebesar 1,22 kali, berada di bawah rata-rata 10 tahun yang sebesar 1,40 kali. Kondisi ini mengindikasikan saham Perseroan saat ini masih dihargai murah atau undervalued.