Ahad 28 May 2023 13:30 WIB

Tiga Fase yang Dialami Remaja untuk Jadi Perokok Berat

Remaja kerap menjadi target pemasaran produsen rokok.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Stiker larangan merokok di tempat umum. Remaja mudah terpengaruh untuk ikut merokok.
Foto: Antara/M Agung Rajasa
Stiker larangan merokok di tempat umum. Remaja mudah terpengaruh untuk ikut merokok.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masa remaja merupakan masa ketika sebagian besar perokok mulai mencoba rokok. Selain karena cenderung meremehkan bahaya merokok dan merasa percaya diri yang berlebihan dengan kesehatan dirinya, mereka juga rentan akan godaan dan tantangan.

Dokter spesialis anak Angga Wirahmadi mengatakan bahwa kelompok remaja kerap menjadi target pemasaran industri rokok. Menurut Angga, psikologis remaja yang mudah tertarik dengan tren dimanfaatkan oleh para produsen rokok untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Baca Juga

"Remaja itu mudah sekali terpengaruh. Mereka biasanya mulai merokok bisa jadi awalnya karena dorongan teman, termakan iklan, atau bahkan karena meniru orang terdekatnya," kata dr Angga dalam webinar bertajuk "Hari Tanpa Tembakau Sedunia", disimak di Jakarta, Sabtu (27/5/2023).

Untuk akhirnya sampai mencoba rokok, menurut dr Angga, remaja umumnya melalui tiga fase, yaitu persiapan, inisiasi, dan menjadi perokok. Tahap pertama atau persiapan terjadi ketika remaja melihat rokok sebagai aktivitas yang menyenangkan, di mana ini biasanya sangat dipengaruhi oleh media sosial atau bahkan iklan.