Senin 29 May 2023 08:20 WIB

Jamaah Indonesia Wafat di Saudi Bertambah Jadi 4 Orang

Jamaah haji harus menjaga kesehatan.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Erdy Nasrul
Ilustrasi Jamaah Haji Wafat
Foto: Mgrol120
Ilustrasi Jamaah Haji Wafat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi kembali bertambah. Hingga berita ini dibuat, ini totalnya sebanyak empat orang. 

Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) merilis data terbaru jamaah haji yang meninggal dunia. Ada dua jamaah yang wafat, yang mana keduanya merupakan warga Jawa Timur. 

Baca Juga

"Untuk hari ini (28/5/2024) ada dua jamaah haji yang meninggal dunia. Keduanya adalah Lengen Delem Dussalam, 91, asal Madura dan Ibnu Sahid Bin Dasir, 64, asal Madiun," ujar Kasi Layanan Penghubung Kesehatan Daker Madinah Dr Desnita, dalam keterangan yang didapat Republika, Senin (29/5/2023). 

Lengen Delem Dussalam merupakan jamaah haji embarkasi Surabaya (SUB) 001. Dia tercatat sebagai warga Bangkalan, Madura dan meninggal dunia di Klinik Kesehatan Haji Indonesiq (KKHI) Madinah. 

Hasil diagnosis menyebutkan almarhum meninggal dunia akibat septic shock, yakni adanya infeksi di dalam tubuh. 

Ibnu Sahid Bin Dasir juga meninggal dunia di KKHI Madinah. Berdasarkan hasil diagnosisnya, almarhum meninggal karena menderita penyakit jantung. 

"Total sampai saat ini sudah empat jamaah haji kita yang meninggal dunia. Kategori lansia satu orang, sedangkan sisanya belum masuk kategori lansia. Penyebabnya sebagian besar adalah sakit jantung dan penyakit bawaan diabetes," ujar Dr Desnita.

Sebelumnya, jamaah haji bernama Achmad Suhandak Riduwan, 53 tahun, yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 9 Embarkasi Surabaya (SUB-09) dikabarkan meninggal dunia. Ia meninggal sesaat setelah tiba di Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMMA), Madinah pada Sabtu, 27 Mei 2023.  

Pria asal Gresik, Jawa Timur ini sempat mendapatkan perawatan medis di Klinik Bandara. Namun, saat dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) almarhum mengembuskan nafas terakhirnya. Jenazah pun dimakamkan di Baqi. 

Sehari sebelumnya, Suprapto yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 03 Embarkasi Solo (SOC) meninggal dunia, Rabu 24 Mei 2023. Suprapto tiba di Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pada pukul 20.40 waktu Arab Saudi (WAS). 

Belum sehari berada di Madinah, Suprapto yang sempat menginap di Hotel Abraj Taba Company, mengembuskan nafasnya pada pukul 04.00 WAS akibat serangan jantung.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement