Jumat 04 Aug 2023 09:31 WIB

Sekda DKI Joko Agus Sebut Pengelolaan JIS Salah Sejak Lahir

Karena tidak dimanfaatkan maksimal, JIS dan TIM menjadi beban PT Jakpro.

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Erik Purnama Putra
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (3/3/2023).
Foto: Republika/Eva Rianti
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (3/3/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DPRD DKI Jakarta memiliki catatan bahwa pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara dan revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, tidak memberikan keuntungan, dan malahan membebani keuangan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pengelola.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono pun menanggapi hal tersebut. Menurut dia, memang sejak awal, pembangunan dua fasilitas tersebut sudah salah. Bahkan, kata dia, pembangunan dua fasilitas olahraga lainnya di Jakarta juga tidak menghasilkan pendapatan bagi Jakpro.

Baca Juga

"Terkait dengan masalah pengelolaan di TIM, JIS, Equestrian dan Velodrome memang saya mengakui bahwa ini salah sejak lahir," kata Joko saat rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat pada Kamis (3/8/2023) malam WIB.

 

Joko menjelaskan, badan usaha milik daerah (BUMD) DKI hanya ditugaskan untuk membangun proyek infrastruktur dengan anggaran dari Pemprov DKI. Dia menjelaskan, penugasan yang dilakukan Pemprov DKI itu dengan cara memberikan penyertaan modal daerah (PMD).

Kemudian, aset dan fasilitas pendukung nantinya menjadi miliknya BUMD yang ditugaskan mengerjakan proyek tersebut. Karena milik BUMD, kata Jokowi, sehingga hal itu membebani biaya pemeliharaan dan terjadi penyusutan.

"Jadi semestinya penugasan seperti halnya pemerintah pusat menugaskan Adhi Karya membuat LRT Jabodebek itu tidak sama dengan Pemerintah DKI Jakarta di dalam memberikan penugasan," kata Joko.

Dia pun ingin agar hadirnya JIS dan TIM bisa mendatangkan pendapatan bagi Jakpro. "Karena ini tidak dioperasionalkan dan dimanfaatkan secara maksimal, akhirnya menjadi beban korporasi dan menjadi tidak untung alias rugi," ujar Joko.

Atas dasar itu, menurut Jokowi, Pemprov DKI saat ini harus membantu Jakpro untuk mengurus dan mengelola JIS maupun TIM agar mendapatkan keuntungan. Jika tidak maka keuangan Jakpro akan terus merugi.

"Ya sementara pengelolaannya, komersialisasinya itu belum maksimal dan kita saat ini sedang mengupayakan ini supaya bisa maksimal di dalam komersialnya," kata Joko.

Persekongkolan tender...

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Apa yang paling menarik bagi Anda tentang Singapura?

1 of 7
Advertisement

Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
  • Yg salah yg bangun atau yg memanfaatkan ??? Ini orang cari nama ya ??, Masih kurang utk degradasi Anies. Sebentar saja kau muncul dan segera tenggelam habis.!!!
    2 Bulan lalu
  • bntar lgi anis jadi presiden, nyesal kau Agus mungkin kau ngak dipakai,,, mungkin di penj, nggak usah pakai politik sakit hati,,,
    2 Bulan lalu
  • Pasti ada manfaat utk daerah, cobalah cara berfikirnya dirubah lihat secara jernih, klo dilihat dr kacamata politik pasti semua yg dibangun Pak Anies tdk ada yg bener, krn itu cara pandang yg subyektif..
    2 Bulan lalu
  • Sekda mesti carmuk, agar tetap menjadi jabatan sekda, sekda di gaji rakyat utk bantu pemda cari solusi bukan cari kesalahan
    2 Bulan lalu
  • Semut di sebrang laut tampak keliatan, gajah di pelupuk mata tak keliatan..., sirkuit mandalika bulannya untung malah buntung , berapa biaya pemeliharaannya, bandara kerta jati
    2 Bulan lalu
  • Hadeuuuh..., pada cari panggung politik..., padahal udah sore menjelang maghrin
    2 Bulan lalu
  • Kasian terlalu sombong ngomongnya, sekarang ko baru berkomentar kemarin kemarin kemana bro, mungkin karena sudah sekda , ya bro, santai aja bro duniaji ini, jadilah seorang yg konsisten dan punya prinsip hidup dalam pemerintahan, jangan karena jabatan, cara berfikir positif anda lawan sendiri karena jabatan, kasian bro
    2 Bulan lalu
  • Simfoni carmuk. . . . .kemane aja selamq ini tong
    2 Bulan lalu
  • Lagi musim jadi penjilat
    2 Bulan lalu
  • Kata pak Jokowi : "Jangan mencari cari kesalahan" kita baru belajar membangun dgn tenaga ahli anak negeri sendiri ( faham ya )
    2 Bulan lalu
  • Memang sudah berapa lama jadi pejabat PEMDA DKI...? Kalo sudah lama dan terlibat pembangunan JIS dan TIM...artinya buka borok sendiri... Tapi kalo baru dateng setelah dua proyek itu selesai... Ini mirip kelakuan si tukang rumput yg brani kasih rekomendasi FIFA kalo rumput JIS gak standar FIFA...
    2 Bulan lalu
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement