Rabu 13 Sep 2023 14:19 WIB

Otorita IKN Terima 284 Surat Minat Investasi Swasta dari 21 Negara

OIKN menyatakan bakal mengawal ketat minat-minat investasi tersebut.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Ahmad Fikri Noor
Foto udara proses pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (22/8/2023).
Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Foto udara proses pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (22/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) menyatakan telah menerima sebanyak 284 letter of intent (LoI) atau surat pernyataan minat berinvestasi di IKN dari para investor dalam dan luar negeri. OIKN menyatakan bakal mengawal ketat agar minat-minat yang disampaikan itu dapat terealisasi. 

“284 LoI itu dari sekitar 21 negara. Terbanyak hampir setengahnya dari dalam negeri. Merah Putih,” kata Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara, Agung Wicaksono dalam gelaran Sewindu Proyek Strategis Nasional di Jakarta, Rabu (13/9/2023). 

Baca Juga

Agung menuturkan, khusus investor asing terbanyak datang dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Selain itu, ada China dan Jepang yang cukup aktif untuk mau menjajaki investasi di proyek kota baru tersebut. 

Lebih lanjut, Agung menuturkan, setidaknya ada delapan proses pengajuan investasi yang akan dilalui dari para investor. Setelah LoI diterima, akan dilakukan pertemuan langsung antara OIKN dan calon investor yang dilanjutkan dengan surat respons atas LoI investor. Selanjutnya, bila kedua pihak telah sepakat baru dilakukan studi kelayakan hingga akhirnya pada proses deal closing proyek yang akan dibangun.