Kamis 14 Sep 2023 17:43 WIB

Pembeli Tiket Konser Coldplay di Singapura Nyesel, Mau Jual Tiketnya, Mengapa?

Banyak pembeli tiket konser Coldplay di Singapura yang mau menjual tiketnya.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Penyanyi Coldplay, Chris Martin.
Foto: Mads Claus Rasmussen/Ritzau Scanpix via AP
Penyanyi Coldplay, Chris Martin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah Jakarta, Coldplay akan melanjutkan tur dunia bertajuk “Music of the Spheres” di Singapura. Konser tersebut akan berlangsung selama enam hari yakni pada 23, 24, 26, 27, 30, dan 31 Januari 2024.

Penggemar Coldplay dari Indonesia yang tidak kebagian tiket di Jakarta, memilih untuk membeli tiket konser sang idola di Singapura. Namun belakangan, beberapa penggemar merelakan tiketnya dijual kembali. Itu dilakukan karena harga tiket pesawat Jakarta-Singapura dan sebaliknya, melonjak dari harga biasanya.

Baca Juga

Kepikiran jual tiket Coldplay Singapura karena tiket pesawat Jakarta-Singapura jadi mahal banget,” kata seorang warganet dalam cicitannya di X (sebelumnya Twitter), seperti dikutip Kamis (14/9/2023).

“WTS Coldplay in Singapore CAT 7 (24 Jan 2023). Boleh COD Bandung/Jakarta. Nego. Cicil sampe hari-H. Tiket pesawat sama hotelnya naik banget dan kayaknya budget-ku enggak cukup, jadi mau coba jual aja,” kata seorang pengguna lain. Harga untuk CAT7 sendiri dibanderol 128 dolar Singapura atau sekitar Rp 1,42 juta.