Ahad 17 Sep 2023 18:36 WIB

Satlantas Polres Garut Gandeng Komunitas Vespa Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Komunitas motor harus menularkan pesan yang baik kepada masyarakat.

Kapolres Garut, AKBP Rohman Yongki dan Kasatlantas Iptu Aang Andi menerima kue ulang tahun Satuan Lalu Lintas Polri ke-68.
Foto: dok. Republika
Kapolres Garut, AKBP Rohman Yongki dan Kasatlantas Iptu Aang Andi menerima kue ulang tahun Satuan Lalu Lintas Polri ke-68.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut menggandeng Komunitas Brother Extreme Scooter. Tujuannya, dalam upaya sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat di daerah ini. 

Kegiatan yang digelar dalam rangkat HUT Lalu Lintas ke-68 dan penutupan Operasi Zebra 2023 Tahun 2023, serta Anniversary ke-18 Komunitas Brother Extreme Scooter digelar di Art Center, Sabtu (16/9/2023).  Ratusan anggota Komunitas Vespa Garut  tumpah ruah di tempat ini. 

 

photo
Kapolres Garut, AKBP Rohman Yongki dan Kasatlantas Iptu Aang Andi menerima kue ulang tahun Satuan Lalu Lintas Polri ke-68. - (dok. Republika)

 

Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky, mengatakan, komunitas motor yang ada di wilayahnya, bisa ambil bagian dalam melakukan edukasi kepada masyarakat soal tertib berlalu lintas. "Dalam kegiatan ini kami melakukan edukasi tentang bagaimana menerapkan tertib lalu lintas saat mengendarai sepeda motor,” kata dia, dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Ahad (17/9/2023).

Dikatakan Yongki, komunitas motor harus menularkan pesan yang baik kepada masyarakat, khususnya soal tertib berlalu lintas, termasuk edukasi agar tidak menggunakan knalpot bising. Menurut dia, kolaborasi antara kepolisian dan komunitas motor di Garut harus terjalin dengan baik untuk membantu program Polri, khususnya edukasi tertib berlalu lintas. 

"Komunitas motor di Garut harus mampu memperbaiki citra mereka di masyarakat, misalnya dengan kegiatan-kegiatan sosial, tidak menggunakan knalpot bising yang mengganggu masyarakat umum," ujar dia.

Kampanye pelopor keselamatan berlalu-lintas ini juga diisi dengan touring bersama yang melibatkan anggota Satlantas, komunitas motor vespa dan masyarakat umum. Peserta touring ini  menyusuri sejumlah jalan protokol yang dipimpin langsung Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha dan didampingi Kasatlantas Iptu Aang Andi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement