Ahad 17 Sep 2023 21:23 WIB

Bapanas Pastikan 2.000 Ton Beras SPHP Masuk Food Station

Beras SPHP itu berpotensi menurunkan harga beras di PIBC.

Red: Fuji Pratiwi
Pekerja menata beras di Komplek Pergudangan Bulog, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/9/2023) (ilustrasi).
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Pekerja menata beras di Komplek Pergudangan Bulog, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/9/2023) (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas)/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi memastikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masuk ke gudang Food Station di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

"Hari ini kita pastikan beras SPHP dari Perum Bulog 500 ton masuk ke Gudang Food Station, kemudian 1.500 ton sampai sore ini juga akan masuk ke Gudang Food Station, jadi hari ini akan terdistribusikan hingga 2.000 ton," kata Kepala NFA Arief dalam keterangan resminya di Jakarta, Ahad (17/9/2023).

Baca Juga

Arief menuturkan dengan penggelontoran beras SPHP dengan total sebanyak 2.000 ton tersebut berpotensi menurunkan harga beras di PIBC. "Dengan ini, hari ini atau besok sudah mulai keliatan penurunan harga beras di Cipinang. Ini karena harga beras yang dijual disini harganya tidak lebih Rp 10.385 per kg," ucapnya.

Lebih lanjut Arief mengatakan pentingnya kolaborasi yang sinergis dalam upaya stabilisasi beras nasional. Arief mengajak saling bahu membahu dan gotong royong guna implementasi berbagai program untuk menekan harga beras.