Selasa 19 Sep 2023 15:21 WIB

Traktir Sembako, Zulhas Bikin Mama-Mama di Timika Bahagia

Zulhas mentraktir Mama-Mama di Papua 5 Kg beras sebanyak 600 kantong

 Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali mentraktir emak-emak. Kali ini, Zulhas teraktir emak-emak dengan paket sembako di Pasar Sentral Timika, Papua, Selasa (19/9/2023).
Foto: dok Kemendag
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali mentraktir emak-emak. Kali ini, Zulhas teraktir emak-emak dengan paket sembako di Pasar Sentral Timika, Papua, Selasa (19/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA -- Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali mentraktir emak-emak. Kali ini, Zulhas mentraktir emak-emak dengan paket sembako di Pasar Sentral Timika, Papua, Selasa (19/9/2023). 

“Kalau kita datang kan harus menyenangkan orang. Jangan sampai Mendag datang, Pak Bupati datang, orang datang cuma melihat dagangannya nggak dibeli jadi kita beli,” kata Zulhas. 

Pantauan di lapangan, Zulhas yang menggunakan topi khas Papua dan Noken ini kedatangannya disambut baik oleh masyarakat setempat. Zulhas pun terlihat berbicang dengan sejumlah pedagang beras, minyak, sayuran, telur, dan lainnya. 

Meskipun cuaca sedikit gerimis, masyarakat setempat pun tampak begitu antusias ketika Zulhas mentraktir emak-emak. Antusiasme makin terlihat ketika Zulhas mentraktir emak-emak dengan beras 5 kg sebanyak 600 kantong. 

“Di mana pun sebisa mungkin kita harus bantu masyarakat yang membutuhkan, ini kita beli dari gerakan pangan murah, beras bulog, untuk dibagi kepada mama-mama di sini,” katanya.

 “Emak-emak itu dari gunung kan bawa jualan ketela. Jadi, kalau dibeli masyarakat senang,” ujarnya. 

Sebagai informasi, selain meninjau harga bapok, Zulhas juga bakal memberikan melakukan Bakti Sosial Kemendag Peduli dan meninjau Posko Tanggap Darurat Penanganan Bencana Kabupaten Puncak, Timika Jaya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement