Rabu 13 Dec 2023 16:19 WIB

Mayoritas Masyarakat Puas Kinerja Pemerintah, Jokowi: Jadi Bahan Evaluasi

Presiden Jokowi sebut masyarakat puas dengan kinerja pemerintah akan jadi evaluasi.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Bilal Ramadhan
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden Jokowi sebut masyarakat puas dengan kinerja pemerintah akan jadi evaluasi.
Foto: Dok. Kementan
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden Jokowi sebut masyarakat puas dengan kinerja pemerintah akan jadi evaluasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, hasil survei sejumlah lembaga terhadap kinerja pemerintah akan dijadikan sebagai bahan evaluasi. Pemerintah, kata dia, akan terus melakukan perbaikan-perbaikan kinerja.

"Itu semua untuk evaluasi pemerintah, untuk koreksi kalau ada hal yang kurang atau ada hal-hal perlu diperbaiki karena apa pun data survei itu data lapangan secara umum," kata Jokowi seusai penanaman padi di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (13/12/2023).

Baca Juga

Ia mengakui, masih ada banyak hal yang harus diperbaiki oleh pemerintah dalam menjalankan program-programnya. Sehingga kita pakai angka itu sebagai bahan evaluasi, sebagai bahan koreksi, sebagai bahan untuk perbaikan-perbaikan.

"Untuk memperbaiki yang kurang-kurang karena masih banyak yang masih perlu diperbaiki," ujar Jokowi.

Sebelumnya Litbang Kompas telah merilis hasil survei tingkat kepuasan kinerja pemerintahan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin. Sebanyak 73,5 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Jokowi. Sedangkan, 26,5 persen responden mengaku tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"73,5 persen responden menyatakan puas dan 26,5 persen responden menyatakan tidak puas," demikian dikutip dari survei Litbang Kompas, Rabu (13/12/2023).

Survei tersebut digelar pada periode 29 November-4 Desember 2023 dengan melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi.

Sementara Lembaga Survei Indonesia (LSI) juga merilis hasil survei teranyar terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi. Dari hasil survei yang dilakukan pada 3-5 Desember 2023 ini menunjukan adanya peningkatan kepuasan kinerja presiden menjadi 76 persen dari sebelumnya 70 persen pada Oktober 2023.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Djayadi Hanan menilai, jika tingkat kepuasan kepada presiden tetap pada level positif, tren tersebut akan terus berlanjut dan akan semakin meningkat.

“Tren kinerja presiden, dibandingkan 2 bulan lalu pada Oktober mengalami peningkatan positif. Tapi, belum mencapai angka seperti pada Juli 2023 yang mencapai 82 persen. Jadi, tingkat kepuasan kepada presiden tetap pada level positif dan kalau tren ini berlanjut bisa jadi makin meningkat, tergantung perkembangan situasi politik ekonomi ke depan,” kata Djayadi dalam rilis survei terbarunya: Debat Capres, Netralitas Pemilu, dan Elektabilitas, Ahad (10/12/2023).

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
۞ وَلَقَدْ اَخَذَ اللّٰهُ مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَۚ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيْبًاۗ وَقَالَ اللّٰهُ اِنِّيْ مَعَكُمْ ۗ لَىِٕنْ اَقَمْتُمُ الصَّلٰوةَ وَاٰتَيْتُمُ الزَّكٰوةَ وَاٰمَنْتُمْ بِرُسُلِيْ وَعَزَّرْتُمُوْهُمْ وَاَقْرَضْتُمُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا لَّاُكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَلَاُدْخِلَنَّكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۚ فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاۤءَ السَّبِيْلِ
Dan sungguh, Allah telah mengambil perjanjian dari Bani Israil dan Kami telah mengangkat dua belas orang pemimpin di antara mereka. Dan Allah berfirman, “Aku bersamamu.” Sungguh, jika kamu melaksanakan salat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, pasti akan Aku hapus kesalahan-kesalahanmu, dan pasti akan Aku masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tetapi barangsiapa kafir di antaramu setelah itu, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.”

(QS. Al-Ma'idah ayat 12)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement