Jumat 15 Dec 2023 08:49 WIB

Di Pengujung 2023, Undip Semarang Kukuhkan 32 Guru Besar

Upacara pengukuhan 32 guru besar itu digelar secara bergiliran.

Red: Yusuf Assidiq
 Gedung Widya Puraya Rektorat Universtas Diponegoro (Undip), kampus Tembalang, Kota Semarang.
Foto: Dokumen
Gedung Widya Puraya Rektorat Universtas Diponegoro (Undip), kampus Tembalang, Kota Semarang.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG - Universitas Diponegoro Semarang mengukuhkan sebanyak 32 besar dari berbagai disiplin ilmu pada penghujung 2023. Sehingga semakin memperkuat kajian keilmuan perguruan tinggi tersebut.

Rektor Undip Prof Yos Johan Utama menjelaskan upacara pengukuhan 32 guru besar digelar secara bergiliran dalam rentang waktu 5-14 Desember 2023.

Pada September lalu, Undip juga telah mengukuhkan 42 guru besar sehingga total guru besar aktif yang dimiliki perguruan tinggi negeri di Ibu Kota Jawa Tengah itu mencapai 223 orang.

Menurut dia, jumlah guru besar yang meningkat luar biasa itu didukung keberhasilan program yang dijalankan yakni program OPOC (One Professor One Candidate) sesuai rencana strategis Undip 2020-2024, yakni meningkatkan jumlah guru besar.

Yos menyampaikan menjadi guru besar memikul tanggung jawab akademik besar yang bukan hanya di bidang akademik. Melainkan juga di bidang non-akademik.

Di bidang akademik, kata dia, seorang guru besar harus mampu mengembangkan ilmu pengetahuannya menjadi ilmu yang bermanfaat tidak hanya untuk umat manusia, tetapi juga bagi alam semesta.

Tak hanya itu, ia mengingatkan sebagai guru besar juga wajib untuk menemukan inovasi-inovasi yang selalu terbarukan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Di bidang non-akademik, seorang guru besar adalah role model dan sosoknya harus bisa menjadi uswatun hasanah, teladan dalam kebaikan. Peran menjadi role model ini di antaranya keberanian menyatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah," katanya.

Ia juga menambahkan penambahan guru besar itu menjadi bukti komitmen Undip dalam mewujudkan pendidikan berkualitas, yang sejalan dengan sasaran tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Khususnya, tujuan keempat yakni tentang pendidikan berkualitas, menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata, serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat.

Sebanyak 32 guru besar baru Undip terdiri atas lima guru besar pada Fakultas Kesehatan Masyarakat, empat guru besar di Fakultas Sains dan Matematika, sembilan guru besar Fakultas Teknik.

Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Budaya masing-masing tiga guru besar, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan masing-masing dua guru besar.

Terakhir, Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), masing-masing satu orang guru besar.

Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَالْمُطَلَّقٰتُ يَتَرَبَّصْنَ بِاَنْفُسِهِنَّ ثَلٰثَةَ قُرُوْۤءٍۗ وَلَا يَحِلُّ لَهُنَّ اَنْ يَّكْتُمْنَ مَا خَلَقَ اللّٰهُ فِيْٓ اَرْحَامِهِنَّ اِنْ كُنَّ يُؤْمِنَّ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ وَبُعُوْلَتُهُنَّ اَحَقُّ بِرَدِّهِنَّ فِيْ ذٰلِكَ اِنْ اَرَادُوْٓا اِصْلَاحًا ۗوَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِيْ عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوْفِۖ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ ۗ وَاللّٰهُ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ ࣖ
Dan para istri yang diceraikan (wajib) menahan diri mereka (menunggu) tiga kali quru'. Tidak boleh bagi mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahim mereka, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhir. Dan para suami mereka lebih berhak kembali kepada mereka dalam (masa) itu, jika mereka menghendaki perbaikan. Dan mereka (para perempuan) mempunyai hak seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang patut. Tetapi para suami mempunyai kelebihan di atas mereka. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.

(QS. Al-Baqarah ayat 228)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement