Jumat 12 Jan 2024 13:51 WIB

Anggota Dewan Duga Pemasangan Stiker Pj Heru di Halte Transjakarta Terkait Pilkada

PT TransJakarta sebut pemasangan stiker Pj Gubernur DKI berisi imbauan pemilu damai.

Red: Teguh Firmansyah
Stiker bergambar Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono terpampang di sejumlah halte bus Transjakarta.
Foto: Republika.co.id
Stiker bergambar Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono terpampang di sejumlah halte bus Transjakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi B DPRD DKI Muhammad Taufik Zoelkifli menduga adanya kampanye dini terkait stiker Penjabat (PJ) Gubernur DKI Heru Budi Hartono di Halte TransJakarta.

"Kalau banyak menampilkan spanduk dengan foto dan nama diri bisa dianggap sebagai kampanye dini untuk Pilkada Jakarta 2024," kata Taufik kepada pers di Jakarta, Jumat.

Baca Juga

Taufik menuturkan pemasangan stiker bertuliskan "Pilihan cerdas, Pemilu aman, Indonesia Kuat!" disertai foto Heru memakai seragam putih sambil mengepalkan tangan terpampang di pintu Halte TransJakarta itu tidak sesuai dengan waktunya.

Lantaran, menurut dia, belum jadwal kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada) berdasarkan rancangan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), yakni dimulai 25 September hingga 23 November 2024.

Adapun, masa kampanye saat ini dilaksanakan demi menyambut pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) sehingga yang cocok berkampanye, yakni calon presiden, calon wakil presiden, calon legislatif dan partai peserta Pemilu.

Terlebih, jika untuk memakai alasan pemilu damai maupun netral maka tidak perlu disertai penampilan gambar wajah dari pejabat, terutama Heru yang digadang menjadi bakal calon Gubernur DKI 2024. "Cukup nama, lambang atau ikon Kota Jakarta seperti Monas dan sebagainya," tuturnya.

Meski di TransJakarta tak ada aturan memasang foto pejabat, namun dia menyoroti etika yang seharusnya menyesuaikan masa kampanye. "Menurut saya sih etika, karena ini belum masa kampanye pilkada, harusnya enggak dilakukan," katanya.

Komisi B DPRD DKI akan melihat secara menyeluruh terkait aturan di TransJakarta demi menciptakan penggunaan transportasi umum yang aman dan nyaman.

Sebelumnya, Manajemen PT TransJakarta menyebutkan pemasangan stiker Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di sejumlah halte TransJakarta berisikan imbauan agar masyarakat ikut berperan menjaga Pemilu 2024 berlangsung aman dan damai.

"Stiker sudah kami pasang sejak 10 November 2023 lalu. Ini dalam rangka menyambut pelaksanaan Pemilu 2024, ajakan untuk menjaga agar pemilu berjalan aman," kata Kepala Departemen Humas dan CSR PT TransJakarta Wibowo di Jakarta, Kamis (11/1).

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement