Selasa 12 Mar 2024 22:50 WIB

Ruko Ayam Goreng di Pondok Kelapa Jakarta Ludes Terbakar

Warga mengaku sempat mendengar beberapa kali suara ledakan dari dalam ruko.

Ilustrasi Kebakaran
Foto: Foto : MgRol112
Ilustrasi Kebakaran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah rumah toko (ruko) penjualan ayam goreng di Jalan H. Naman, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, hangus terbakar pada Selasa malam (12/3/2024).

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Gatot Sulaeman ketika dikonfirmasi mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 20.52 WIB.

Baca Juga

"Objek yang terbakar bangunan kios berlantai dua yang digunakan untuk penjualan ayam (D'Kriuk)," kata Gatot.

Kebakaran itu diduga karena tabung gas LPG karena berdasarkan penuturan warga sekitar terdengar ledakan diduga dari gas LPG, kemudian terjadi penyalaan. "Kondisi ruko kosong, tidak ada karyawan," ujarnya.

Sudin Gulkarmat Jaktim pun mengerahkan delapan unit mobil pemadam dengan 40 personel untuk memadamkan api yang membakar bangunan itu agar tidak merambat ke bangunan lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. "Korban selamat enam orang. Pemadaman selesai pukul 21.35 WIB," ucap Gatot.

Salah satu warga, Ruslan mengaku sempat mendengar beberapa kali suara ledakan dari dalam ruko. "Ruko penjualan ayam goreng yang terbakar, di dalamnya banyak tabung gas," ujarnya.

Kobaran api juga sempat membakar kabel listrik yang ada di depan ruko. Begitu pun akses Jalan H Naman sempat dilakukan penutupan oleh warga setempat khususnya, untuk kendaraan mobil.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement