Senin 29 Apr 2024 18:16 WIB

Gelombang Panas Diduga Sebabkan Dua Orang Warga India Meninggal Dunia  

Terlalu sulit untuk bekerja di bawah terik matahari selama gelombang panas.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Muhammad Hafil
Suasana terik matahari.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Suasana terik matahari.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Sedikitnya dua orang meninggal dunia di negara bagian Kerala, India Selatan, karena diduga terkena serangan panas. Negara Asia Selatan tersebut saat ini tengah berjuang menghadapi musim panas yang terik dan lonjakan suhu.

Seorang wanita berusia 90 tahun dan seorang pria berusia 53 tahun meninggal di Kerala pada Ahad (28/4/2024), ketika suhu melonjak hingga 41,9 derajat Celcius, hampir 5,5 derajat Celcius di atas suhu normal.

Baca Juga

"Kami belum dapat memastikan apakah kematian ini disebabkan oleh gelombang panas. Proses medis untuk memeriksa kematian sedang berlangsung," kata pejabat manajemen bencana negara bagian Shekhar Kuriakose seperti dilansir Reuters, Senin (29/4/2024).

Para ilmuwan mengatakan bahwa perubahan iklim berkontribusi terhadap gelombang panas yang lebih sering, lebih parah, dan lebih lama selama bulan-bulan musim panas.