Senin 06 May 2024 20:45 WIB

Polisi Sebut Tersangka Mutilasi di Ciamis Mulai Stabil Bisa Diajak Bicara 

Polisi masih belum bisa mengorek motif aksi Tarsum.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Arie Lukihardianti
Polisi menggiring Tarsum tersangka kasus pembunuhan mutilasi saat menjalani pemeriksaan kejiwaan di Makopolres Ciamis, Jawa Barat, Senin (6/5/2024). Satreskrim Polres Ciamis dibantu dokter spesialis kejiawaan RSUD Ciamis Andi Fatimah Yuniasari, memeriksa kejiwaan tersangka pelaku kasus mutilasi istrinya di Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, untuk memastikan kondisi kejiwaannya.
Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Polisi menggiring Tarsum tersangka kasus pembunuhan mutilasi saat menjalani pemeriksaan kejiwaan di Makopolres Ciamis, Jawa Barat, Senin (6/5/2024). Satreskrim Polres Ciamis dibantu dokter spesialis kejiawaan RSUD Ciamis Andi Fatimah Yuniasari, memeriksa kejiwaan tersangka pelaku kasus mutilasi istrinya di Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, untuk memastikan kondisi kejiwaannya.

REPUBLIKA.CO.ID, CIAMIS---- Aparat kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Tarsum, tersangka kasus mutilasi terhadap istrinya sendiri di Kabupaten Ciamis, pada Senin (6/5/2024). Pemeriksaan itu dilakukan, untuk mendalami motif aksi kejahatan tersebut. 

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Ciamis AKP Joko Prihatin, saat ini kondisi tersangka mulai stabil setelah ditangkap pada Jumat (3/5/2024) usai melakukan pembunuhan. Tersangka juga dinilai sudah dapat diajak bicara.

Baca Juga

"Kalau kondisi pelaku sendiri dari Sabtu (4/5/2024) sampai sekarang sudah mulai agak stabil. Sudah mulai agak bisa diajak bicara. Kalau waktu datang itu masih sangat reaktif dan sering teriak-teriak," ujar Joko, Senin (6/5/2024).

Meski demikian, kata dia, polisi masih belum bisa mengorek motif aksi Tarsum. Pasalnya, tersangka selalu berhenti berbicara ketika polisi menanyakan masalah pembunuhan itu. Ia mengatakan, polisi juga berencana melakukan tes kejiwaan terhadap tersangka. Pemeriksaan itu akan dilakukan oleh tim dokter dari RSUD Ciamis.