Ahad 19 May 2024 23:43 WIB

BREAKING NEWS! Helikopter yang Ditumpangi Presiden dan Menlu Iran Jatuh

Pasukan penyelamat belum bisa menentukan lokasi jatuhnya helikopter.

Presiden Iran Ebrahim Raisi.
Foto: EPA-EFE/SHAHZAIB AKBER
Presiden Iran Ebrahim Raisi.

REPUBLIKA.CO.ID, AZERBAIJAN TIMUR -- Helikopter pemerintah yang mengangkut Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian diberitakan jatuh, Ahad (19/5/2024).

Seperti dikutip dari Aljazeera, media Iran menyebut peristiwa tersebut dalam frasa helikopter mengalami 'pendaratan keras'. Saat ini pemerintah Iran berupaya keras mengirim personel ke lokasi tersebut, namun terhalang oleh cuaca buruk seperti kabut tebal.

Baca Juga

"Kondisi cuaca buruk, termasuk kabut tebal, menghambat upaya penyelamatan helikopter yang masih hilang," demikian penjelasan dari media. Stasiun televisi pemerintah mengeklaim bahwa pendaratan keras helikopter tersebut dipicu oleh buruknya cuaca. 

Titik jatuh helikopter pun belum diketahui pasti. Pemerintah sudah mengerahkan sejumlah pesawat tanpa awak (drone), namun tidak bisa berbuat banyak karena kabut tebal.

Hanya disebutkan bahwa lokasi berada di antara Kota Jolfa dan Varzaqan. Kota besar terdekat dari lokasi disebutkan adalah Tabriz. Ini adalah salah satu kota terbesar di Iran. Saat ini seluruh anggota kabinet pemerintahan Iran sudah berkumpul di Tabriz. Kantor Berita Iran Fars meminta warga Iran untuk berdoa bagi keselamatan Presiden Raisi dan awak helikopter lainnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement